Arsenal berhasil mengembalikan kredibilitas mereka sebagai penantang gelar juara musim ini usai menang telak 1-4 di kandang rival Tottenham Hotspur pada Minggu malam. Dalam laga bertajuk North London Derby, kreativitas Eberechi Eze dan ketajaman Viktor Gyökeres menjadi pembeda yang terlalu tangguh bagi tuan rumah.

Kemenangan ini membawa skuad asuhan Mikel Arteta mengoleksi 61 poin, unggul lima poin atas Manchester City yang masih menyimpan satu laga. Sebaliknya, kekalahan ini semakin membenamkan Tottenham di peringkat 16, membuat debut manajer baru mereka, Igor Tudor, berakhir dengan mimpi buruk di hadapan pendukung sendiri.

Jual Beli Serangan

Intensitas derby langsung terasa sejak menit awal. Arsenal membuka keunggulan pada menit ke-32 melalui Eberechi Eze. 

Baca juga: Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak dengan Arsenal Hingga 2031

Gelandang kreatif tersebut menunjukkan kontrol bola yang luar biasa di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan voli yang tak mampu dihalau Guglielmo Vicario. 

Gol ini semakin menegaskan status Eze sebagai momok bagi Spurs setelah hat-trick yang ia cetak pada pertemuan pertama musim ini di Emirates.

Namun, keunggulan The Gunners hanya bertahan dua menit. Kesalahan umpan dari Declan Rice di area pertahanan sendiri berhasil dimanfaatkan oleh Randal Kolo Muani. 

Striker asal Prancis itu merebut bola dan melepaskan tendangan rendah yang menyamping dari jangkauan David Raya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Amukan di Babak Kedua

Arsenal langsung tancap gas begitu babak kedua dimulai. Hanya butuh dua menit setelah jeda, Viktor Gyökeres membawa Arsenal kembali unggul 2-1. Menerima umpan matang dari Jurriën Timber, striker asal Swedia itu langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Momen kontroversial terjadi pada menit ke-53 ketika gol kedua Kolo Muani dianulir oleh wasit Peter Bankes karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Gabriel Magalhães sebelum mencetak gol. 

Kekecewaan Spurs semakin bertambah pada menit ke-61 saat Eberechi Eze mencetak gol keduanya malam itu, memanfaatkan bola pantul setelah upaya Bukayo Saka diblok pemain bertahan lawan.

Baca juga: Arsenal Ditahan Imbang Wolves, Arteta: Kami Harus Salahkan Diri Sendiri

Penutup yang Sempurna

Spurs mencoba bangkit di sisa laga, termasuk peluang emas dari Richarlison yang secara luar biasa ditepis oleh David Raya di garis gawang pada menit ke-84. Namun, justru Arsenal yang berhasil menggenapkan kemenangan di masa injury time.

Melalui serangan balik cepat di menit ke-94, kapten Martin Ødegaard memberikan umpan kunci kepada Viktor Gyökeres yang dengan tenang menaklukkan Vicario untuk kali kedua. Stadion Tottenham Hotspur yang mulai ditinggalkan pendukung tuan rumah pun semakin riuh oleh nyanyian suporter tamu.

Kekalahan ini membuat posisi Spurs kian terhimpit dalam bayang-bayang zona degradasi. Igor Tudor kini memiliki tugas berat untuk membangkitkan mental timnya yang belum meraih kemenangan di liga sepanjang tahun 2026.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!