Pep Guardiola tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya setelah Manchester City kembali kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Chelsea di kandang sendiri pada Senin dini hari WIB terasa seperti kekalahan, terutama karena kini jarak dengan pemimpin klasemen, Arsenal, melebar menjadi enam poin.

Namun, bukan hanya papan klasemen yang membuat manajer asal Spanyol itu pusing tujuh keliling. Badai cedera yang menghantam skuad utama City kini mencapai titik kritis, mengancam ambisi mereka untuk merebut takhta di paruh kedua musim 2025-26.

Lini Belakang yang Rapuh

Pukulan terbaru bagi City datang saat laga kontra Chelsea baru berjalan lima menit di babak kedua. Josko Gvardiol harus ditarik keluar lapangan sambil memegangi bagian belakang pahanya. 

Bek asal Kroasia itu kemudian disusul oleh Ruben Dias yang juga ditarik keluar di akhir laga.

Baca juga: Man City 1-1 Chelsea: Gol Telat Enzo Fernandez Buyarkan Kemenangan City

Keluarnya dua pemain tersebut membuat lini pertahanan City tampak limbung, yang akhirnya berujung pada gol penyama kedudukan Enzo Fernandez di menit-menit akhir. Absennya dua pilar pertahanan ini memaksa Guardiola mengandalkan pemain muda untuk mengisi celah di periode tersibuk kompetisi.

"Kita lihat besok (tentang Gvardiol) tapi sepertinya tidak baik untuknya atau Ruben," kata Guardiola.

"Saya belum berbicara dengan dokter, tetapi jika Ruben absen, itu karena dia merasakan sesuatu.”

"Apakah Anda melihat bangku cadangan hari ini? Empat pemain dari akademi dan sekarang kita akan punya lebih banyak lagi. Kita kekurangan pemain."

Tertinggal dari Arsenal

Kegagalan meraih poin penuh di Etihad membuat City kini mengoleksi 42 poin, tertinggal dua kemenangan dari Arsenal yang tampil tanpa cela sejak pergantian tahun. 

Dengan hilangnya poin-poin krusial di kandang, tekanan kini beralih ke pundak manajemen City untuk bergerak aktif di bursa transfer Januari.

City sendiri sudah kehilangan bek tengah John Stones, yang absen dalam enam pertandingan terakhir karena cedera paha, sementara Nathan Ake juga mengalami masalah kebugaran.

Terlepas dari masalah cedera tersebut, Guardiola yakin timnya dapat bersaing jika mereka percaya pada diri sendiri.

“Setelah apa yang terjadi musim lalu, jika kita tetap kuat, kita akan menemukan solusi dan semangat itu akan ada,” tambahnya.

“Jika semangat itu ada, kita akan sampai di sana.”

Baca juga: Pep Guardiola Manchester City Buang Peluang Saat Ditahan Imbang Sunderland

Ujian Berat Menanti

Langkah mempromosikan pemain muda ini dianggap sangat berisiko mengingat City tengah berada dalam fase krusial pengejaran poin terhadap Arsenal. Namun, dengan jadwal padat di bulan Januari, termasuk laga tandang melawan Newcastle di Carabao Cup dan putaran keempat FA Cup, Guardiola tidak memiliki kemewahan untuk terus memaksakan pemain yang kelelahan.

Krisis ini juga memicu spekulasi apakah klub akan bergerak cepat di pasar transfer untuk mencari bek pinjaman jangka pendek, ataukah Guardiola akan benar-benar bertaruh melalui para lulusan akademinya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!