Paris Saint-Germain menunjukkan mentalitas juara sejati dalam pertandingan sengit di Groupama Stadium, Senin dini hari WIB, dengan mencuri kemenangan dramatis 3-2 di kandang Olympique Lyon. Gol telat dari gelandang muda Joao Neves di menit ke-95 memastikan Les Parisiens kembali merebut puncak klasemen sementara Ligue 1 2025-26.

Kemenangan penuh emosi ini menjadi penawar kekalahan PSG dari Bayern Munich di Liga Champions tengah pekan lalu. Skuad asuhan Luis Enrique kini mengoleksi 27 poin, unggul dua angka dari rival terdekat, Olympique Marseille, dan membuktikan ketahanan mereka meskipun tampil tanpa beberapa pemain kunci.

Babak Pertama Penuh Gol dan Kontroversi

Laga langsung berjalan dalam tempo tinggi dan penuh drama sejak awal. PSG membuka skor terlebih dahulu pada menit ke-26. Menerima umpan panjang akurat dari Vitinha, gelandang belia Warren Zaire-Emery melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang menghujam ke gawang Lyon, membuat kiper Dominik Greif tak berdaya.

Baca juga: 10 Pemain Bayern Tumbangkan PSG 2-1, Díaz dari Pahlawan Jadi Pesakitan

Namun, keunggulan itu hanya bertahan empat menit. Lyon bereaksi cepat melalui serangan balik. Afonso Moreira berhasil lolos dari jebakan offside dan dengan tenang menaklukkan kiper PSG, Lucas Chevalier, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

PSG kembali unggul tiga menit kemudian melalui aksi individu Khvicha Kvaratskhelia. Gol ini sempat memicu kontroversi. Vitinha terlihat merebut bola dari Tanner Tessmann di lini tengah dengan tekel yang diprotes keras pemain Lyon. Setelah wasit memeriksa VAR, gol Khvicha Kvaratskhelia, yang melepaskan tembakan melengkung indah, tetap disahkan.

Maitland-Niles Bangkitkan Asa, Neves Sang Penentu

Memasuki babak kedua, Lyon berani keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya. Upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-50. Ainsley Maitland-Niles memanfaatkan umpan terobosan panjang dari Tyler Morton dengan lob dari luar kotak penalti yang melewati kepala Chevalier, mengubah skor menjadi 2-2.

Pertandingan berjalan semakin ketat dan emosional di sisa waktu. Luis Enrique memasukkan Goncalo Ramos untuk menambah daya dobrak. 

Drama memuncak di masa injury time ketika bek kiri Lyon, Nicolás Tagliafico, menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+3, membuat tim tuan rumah bermain dengan 10 pemain.

PSG tidak menyia-nyiakan keunggulan jumlah pemain. Dari tendangan sudut yang dieksekusi Lee Kang-in, gelandang Portugal Joao Neves melompat paling tinggi dan menyundul bola masuk ke gawang Lyon. Gol krusial di menit ke-90+5 ini memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi Les Parisiens.

Baca juga: Enrique Sesalkan Kecerobohan PSG Beri Kemenangan untuk Bayern Munich

Mentalitas Juara dan Masalah Disiplin

Kemenangan ini membawa PSG kembali ke puncak dengan 27 poin, selisih dua poin dari Marseille. 

Sebaliknya, bagi Lyon, yang menunjukkan semangat juang luar biasa untuk dua kali menyamakan kedudukan, kartu merah Tagliafico menjadi titik balik yang fatal. Disiplin tetap menjadi pekerjaan rumah utama bagi Lyon yang kini tertahan di posisi ketujuh dengan 20 poin.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!