Tottenham Bungkam 10 Pemain Dortmund 2-0
Di tengah badai cedera dan tekanan besar yang menyelimuti kursi kepelatihan Thomas Frank, Tottenham Hotspur berhasil menunjukkan karakter aslinya di panggung Eropa. The Lilywhites sukses menjaga rekor kandang sempurna mereka di Liga Champions 2025-26 setelah menumbangkan raksasa Jerman, Borussia Dortmund, dengan skor 2-0 di Tottenham Hotspur Stadium pada Rabu (21/1) dini hari.
Kemenangan ini terasa seperti oase di tengah padang pasir bagi pendukung Spurs, menyusul hasil mengecewakan di liga domestik. Dengan tambahan tiga poin ini, Tottenham merangkak naik ke posisi empat klasemen fase liga, membuka lebar peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.
Romero Membuka Keran Gol
Tottenham langsung tancap gas sejak sepak mula. Meski Frank sebelumnya menyebut hanya memiliki 11 pemain tim utama yang bugar, Spurs tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan Wilson Odobert di sisi sayap.
Baca juga: Krisis di Tottenham, Frank Bertahan dengan Skuad Seadanya Jelang Lawan Dortmund
Hasilnya terlihat pada menit ke-14. Berawal dari sepak pojok Pedro Porro yang gagal dibuang dengan sempurna oleh pertahanan Dortmund, Odobert mengirimkan umpan silang rendah yang disambar dengan tenang oleh sang kapten, Cristian Romero.
Stadion bergemuruh menyambut gol tersebut, yang sekaligus menjadi gol perdana Romero di kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini untuk Spurs.
Petaka Kartu Merah Svensson
Tugas Dortmund untuk mengejar ketertinggalan menjadi semakin berat pada menit ke-24.
Pemain bertahan mereka, Daniel Svensson, diganjar kartu merah langsung setelah intervensi VAR. Svensson dianggap melakukan pelanggaran berbahaya dengan mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai Odobert saat berebut bola liar.
Bermain dengan sepuluh orang membuat organisasi permainan tim asuhan Niko Kovac berantakan. Spurs pun tidak menyia-nyiakan keunggulan jumlah pemain.
Pada menit ke-37, panggung menjadi milik Dominic Solanke. Menjalani debut starternya setelah pulih dari cedera panjang, Solanke berhasil menggandakan keunggulan setelah menyontek umpan tarik Odobert yang sempat memantul tiang gawang sebelum melewati garis.
Baca juga: Tottenham Resmi Datangkan Conor Gallagher dari Atletico
Debut Bersejarah dan Kelegaan Frank
Di babak kedua, Dortmund sempat mencoba bangkit melalui tendangan bebas Julian Ryerson yang tipis menyamping.
Namun, pertahanan Spurs yang digalang duet Romero dan Kevin Danso tampil sangat solid. Menjelang akhir laga, Thomas Frank memberikan kesempatan debut bagi remaja 17 tahun, Jun’Ai Byfield, yang mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda Tottenham di Liga Champions.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir berbunyi. Guglielmo Vicario pun mencatatkan clean sheet keempatnya di kandang selama kompetisi ini.
"Saya rasa di babak pertama, Anda merasakan bahwa ini bisa menjadi malam Eropa yang istimewa, para penggemar benar-benar luar biasa dan sangat mendukung tim, jadi saya senang dengan itu," kata Frank.
"Tentu saja, akan sangat luar biasa jika (finis di delapan besar). Pertama Burnley, lalu kita bisa fokus pada Frankfurt."
Hasil ini memastikan Tottenham menyapu bersih empat laga kandang mereka di fase liga tanpa kebobolan satu gol pun. Spurs kini menatap laga melawan Burnley di Premier League dengan kepercayaan diri yang telah kembali, sebelum bertandang ke Eintracht Frankfurt pada laga terakhir Liga Champions.