Slot Khawatir dengan Cedera Ekitike saat Liverpool Disingkirkan PSG di UCL
Malam yang menyakitkan bagi Liverpool di kompetisi Eropa tidak hanya berakhir dengan tersingkirnya mereka dari Liga Champions, tetapi juga dengan berita cedera yang berpotensi menghancurkan musim bintang muda mereka. Manajer Arne Slot memberikan prognosis awal yang suram untuk Hugo Ekitike, menyebut bahwa cedera sang penyerang tampak sangat buruk.
Pemain internasional Prancis itu terpaksa ditandu keluar lapangan pada menit ke-30 dalam kekalahan 2-0 Liverpool dari Paris Saint-Germain di Anfield, Rabu (15/4) dini hari WIB. Kekalahan tersebut memastikan langkah The Reds terhenti di perempat final dengan agregat telak 4-0.
Kondisi Ekitike
Momen tersebut terjadi tanpa adanya kontak. Ekitike, yang sedang dalam performa menanjak, tiba-tiba terjatuh saat melakukan sprint dan langsung memegangi bagian belakang pergelangan kakinya.
Staf medis Liverpool segera memberikan sinyal bahwa sang striker tidak dapat melanjutkan pertandingan, memicu kekhawatiran akan cedera tendon Achilles yang serius.
Baca juga: PSG Melenggang ke Semifinal Setelah Bungkam Liverpool di Anfield
Berbicara dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Arne Slot tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.
"Hugo terlihat sangat buruk, tetapi sulit untuk mengatakan seberapa buruknya," kata Slot.
"Mari kita lihat. Jelas sekali kondisinya tidak baik. Saya tidak melihatnya saat jeda dan setelah pertandingan dia sudah di rumah. Saya belum berbicara dengannya."
Bayang-bayang Absen Panjang
Meski diagnosis resmi masih menunggu hasil pemeriksaan, laporan awal menunjukkan kemungkinan pecahnya tendon Achilles. Jika benar, penyerang berusia 23 tahun itu terancam absen hingga sembilan bulan, yang berarti musimnya telah berakhir dan mimpinya untuk membela Prancis di Piala Dunia musim panas ini hampir dipastikan musnah.
Ekitike menjalani musim pertamanya di Liverpool setelah bergabung musim panas lalu dari Eintracht Frankfurt dan telah mencetak 17 gol dalam 45 pertandingan di semua kompetisi.
Ibrahima Konate, rekan setim Ekitike di klub dan tim nasional, tampak sangat terpukul saat ditemui setelah laga. "Saya pikir itu buruk," katanya kepada Amazon Prime.
"Saya tidak tahu, saya telah mendengar banyak hal, saya tidak punya kata-kata untuk membicarakannya karena dengan Piala Dunia yang akan datang, ini sangat, sangat sulit baginya dan saya mengirimkan doa saya untuknya."
Baca juga: Slot Sesali Tumpulnya Lini Depan Liverpool Akhiri Mimpi Eropa di Tangan PSG
Melengkapi Derita Anfield
Cedera Ekitike melengkapi malam yang menyedihkan bagi publik tuan rumah. Meski menyambut kembalinya Alexander Isak ke susunan pemain inti setelah absen empat bulan, Liverpool kembali menunjukkan ketumpulan di depan gawang. Sebanyak 21 tembakan dilepaskan ke gawang PSG, namun tidak satu pun yang membuahkan hasil.
Kekalahan ini, ditambah dengan hilangnya Ekitike, menjadi tantangan terbesar Arne Slot sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Dengan harapan di kompetisi Eropa yang sudah sirna, Slot kini harus memutar otak untuk mengamankan posisi di liga tanpa salah satu senjata paling mematikannya.
Bagi Liverpool, musim 2025-26 kini memasuki fase kritis yang emosional. Kehilangan tempat di semifinal adalah satu hal, namun kehilangan talenta masa depan seperti Ekitike untuk waktu yang lama adalah luka yang jauh lebih dalam.