Di tengah euforia perayaan di Parc des Princes, pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, melontarkan pernyataan tajam yang menggarisbawahi perjuangan berat timnya musim ini. Setelah berhasil menyingkirkan AS Monaco melalui laga leg kedua yang dramatis pada, pria asal Spanyol itu menegaskan bahwa sang juara bertahan telah melewati jadwal yang lebih berat daripada tim mana pun untuk mencapai babak 16 besar Liga Champions 2025-26.

PSG memastikan kelolosan dengan agregat tipis 5-4, sebuah hasil yang mencerminkan betapa terjalnya jalan yang harus mereka tempuh sejak fase liga hingga babak knockout playoff.

Lawan Berat di Fase Liga

Komentar Enrique merujuk pada rangkaian lawan yang harus dihadapi Les Parisiens musim ini. 

Baca juga: Liga Champions: PSG Singkirkan Monaco Lewat Agregat Tipis

Setelah berjuang di fase liga yang mempertemukan mereka dengan deretan raksasa Eropa, PSG gagal mengamankan posisi delapan besar secara otomatis, yang memaksa mereka terjun ke babak playoff.

Ironisnya, undian justru mempertemukan mereka dengan rival domestik AS Monaco di bawah asuhan Sébastien Pocognoli.

“Jika ada satu tim yang pernah bermain melawan tim-tim bagus dan berada di grup terberat, jelas itu adalah kami,” kata Enrique.

Lawan PSG termasuk Atalanta, Barcelona, ​​Bayer Leverkusen, Bayern Munich, Newcastle United, Sporting, dan Tottenham Hotspur. Semuanya juga lolos ke babak 16 besar.

“Kami terbiasa memainkan pertandingan seperti ini melawan tim mana pun, dan tentu saja kami bisa meningkatkan kemampuan, tetapi malam ini kami menghadapi lawan yang sangat berkualitas tinggi yang menunjukkan kualitas individu dan kolektif mereka,” tambahnya.

“Tapi lain kali akan lebih mudah, dengan Chelsea atau Barca, kan? Tapi jika ada satu tim yang siap, itu adalah tim kami.”

Kemenangan di Tengah Tekanan

Laga melawan Monaco memang menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuat PSG. Meski bermain imbang 2-2 di leg kedua, keunggulan satu gol dari leg pertama menjadi penyelamat. 

Baca juga: Hasil Lengkap Playoff Liga Champions: Kejutan Bergamo dan Dominasi Tim Besar

Enrique menyoroti bagaimana timnya harus beradaptasi dengan intensitas permainan Monaco yang sangat mengenal gaya bermain PSG.

"Apakah saya menyukai apa yang saya lihat? Tidak, tidak, saya tidak menyukainya, tetapi itulah sepak bola," katanya. "Kami memiliki jadwal yang luar biasa selama babak penyisihan grup, kemudian kami melanjutkan dengan babak play-off melawan Monaco, mereka adalah tim yang hebat.

“Itulah persaingan Liga Champions, Anda harus menerimanya. Saya pikir di babak pertama kami sangat tidak akurat, tetapi di babak kedua kami mengendalikan permainan, kami mencetak kedua gol, itu adalah hasil yang sempurna, tetapi di beberapa menit terakhir kami kebobolan gol itu dan itu berbahaya di akhir pertandingan.

“Tetapi kami senang, kami tahu bahwa untuk memenangkan Liga Champions Anda membutuhkan persaingan dan kami ahli di level itu."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!