Eintracht Frankfurt mengalami malam yang benar-benar menyesakkan di Deutsche Bank Park. Di hadapan para penggemar mereka sendiri, Die Adler harus menerima kekalahan telak 0-3 dari Atalanta dalam pertandingan Fase Liga Liga Champions 2025-26. 

Hasil di Matchday 5 ini tidak hanya menyakitkan, tetapi juga memberikan pukulan serius terhadap harapan Frankfurt untuk lolos ke babak gugur.

Tiang Gawang Menyelamatkan Frankfurt

Meskipun Atalanta datang dengan pelatih baru, Raffaele Palladino, tim Italia ini menunjukkan kualitas mereka. Babak pertama berjalan ketat, dengan Frankfurt mencoba membangun permainan melalui Fares Chaibi dan Mario Götze, sementara Atalanta mengandalkan serangan balik cepat.

Baca juga: Atalanta Gerak Cepat, Tunjuk Raffaele Palladino Gantikan Ivan Jurić

Peluang terbaik di babak pertama justru milik tim tamu. Di menit ke-35, gawang Frankfurt diselamatkan tiang gawang dua kali dalam waktu satu menit. 

Tembakan keras Ademola Lookman membentur tiang kanan, dan bola pantulan yang disambar oleh Gianluca Scamacca secara luar biasa kembali mengenai tiang yang sama. Kiper Frankfurt, Michael Zetterer, dapat bernapas lega saat jeda, dengan skor tetap 0-0.

Bencana Lima Menit

Setelah striker andalan Frankfurt, Jonathan Burkardt, harus ditarik keluar karena cedera di menit ke-59, pertahanan Die Adler seolah runtuh.

Atalanta mengambil alih kendali dengan tiga gol cepat yang menghancurkan semangat tim tuan rumah dalam selang waktu hanya lima menit, sebuah kata zaman yang ditandai dengan kerentanan pertahanan yang fatal dari Frankfurt.

Tepat di Menit ke-60, Ademola Lookman memecah kebuntuan. Menerima umpan silang dink yang sempurna dari Charles De Ketelaere di tiang jauh, Lookman melepaskan tembakan first-time yang tak terhentikan.

Hanya dua menit berselang, Éderson menggandakan keunggulan. Atalanta melancarkan serangan balik kilat. Lookman, yang baru saja mencetak gol, berubah menjadi kreator dengan umpan terobosan cerdik yang diselesaikan Éderson dengan tenang.

Baca juga: Buntu di Diego Maradona, Napoli Ditahan Imbang Frankfurt 0-0

Terakhir, di menit ke-65, Charles De Ketelaere menutup pesta gol. Setelah tembakan Scamacca membentur mistar, De Ketelaere bereaksi paling cepat untuk menyambar bola pantulan dan memasukkannya ke gawang yang kosong.

Frankfurt Tergelincir, Atalanta Mendekati Puncak

Kemenangan telak ini membawa Atalanta (10 poin) melompat ke Peringkat ke-1- di Klasemen Fase Liga Champions League. Mereka kini berada di ambang zona kualifikasi langsung Babak 16 Besar (Peringkat 1-8), sebuah debut gemilang bagi Palladino.

Sebaliknya, kekalahan telak ini dan tiga gol kebobolan membuat Eintracht Frankfurt (4 poin) tergelincir jauh ke Peringkat ke-28 dari 36 tim. Mereka kini berada di luar zona play-off (Peringkat 9-24), dan terancam tereliminasi dari kompetisi. Dengan hanya tiga matchday tersisa, Frankfurt harus memenangkan setidaknya dua pertandingan tersisa untuk mendapatkan tempat di babak gugur.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!