Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, tidak dapat menyembunyikan rasa antusiasnya menyambut kembalinya Setan Merah ke panggung “magis” Liga Champions. Kendati demikian, juru taktik berusia 45 tahun itu secara jujur mengakui bahwa jadwal pertandingan di hari Kamis (Jumat dini hari WIB) malam terasa "kurang ideal" mengingat mereka harus melakoni derbi krusial melawan Manchester City pada hari Minggu.
Manchester United bakal mengakhiri penantian selama 1.003 hari di kompetisi elite Eropa saat menjamu juara asal Azerbaijan, Sabah FK, di Old Trafford pada laga pembuka fase liga. Laga ini menjadi penampilan perdana United di Liga Champions sejak Desember 2023.
Sebagai mantan gelandang yang pernah mengangkat trofi Si Kuping Besar bersama United pada tahun 2008, Carrick paham betul nilai historis dan atmosfer spesial yang dihadirkan oleh kompetisi tertinggi di Benua Biru tersebut.
"Ini adalah kompetisi yang magis," kata Carrick. "Di sinilah tempat yang kita semua inginkan. Saat Anda tidak lagi terlibat di dalamnya, Anda menyadari betapa istimewanya kompetisi ini, dan saat Anda menjalaninya, Anda ingin memanfaatkannya sebaik mungkin. Saya rasa kita semua telah menyaksikan malam-malam yang sungguh istimewa dan merasakan momen-momen luar biasa dalam kompetisi ini selama bertahun-tahun.
Baca juga: Everton 2-2 Manchester United: Gol Dramatis Maitland-Niles Buyarkan Kemenangan
"Di sinilah tempat yang kita inginkan, ke sinilah kita ingin kembali, dan ini adalah kompetisi terbaik untuk menguji diri sendiri serta bersaing melawan tim-tim terbaik. Kami senang bisa berada di sini, tetapi kami tidak datang hanya untuk sekadar menikmati suasananya. Kami datang untuk meraih hasil nyata dan melangkah sejauh mungkin.
"Bagi saya, menjuarai Liga Champions adalah pencapaian puncak dan memberikan perasaan terbaik yang pernah saya alami. Tentu akan menyenangkan jika suatu hari nanti bisa merasakannya kembali."
Penjadwalan laga di hari Kamis malam waktu setempat menghadirkan konsekuensi fisik yang cukup pelik bagi armada Carrick. Sang rival sekota, Manchester City, sudah lebih dulu merampungkan laga Liga Champions mereka setelah menundukkan Porto pada Selasa malam, memberi tim asuhan Enzo Maresca waktu pemulihan dua hari lebih panjang jelang bentrokan di Old Trafford pada hari Minggu.
Baca juga: Pembelaan Carrick Usai MU Imbang Lawan Everton: "Musim Kami Tak Seburuk Itu"
Meski begitu, Carrick menolak menjadikannya sebagai alasan atau membiarkan situasi tersebut mengganggu konsentrasi timnya.
"Saya tidak merasa khawatir," tegas Carrick mengenai mepetnya waktu pemulihan.
“Saya tidak bisa bilang situasinya ideal dalam beberapa hal, tapi kami tidak terlalu memikirkannya. Kami tidak bisa mengendalikannya. Kami harus menghadapi situasi apa adanya, jadi kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin.”
Untuk menyiasati jadwal padat Kamis-Minggu-Rabu, Carrick menegaskan pentingnya melakukan rotasi serta menaruh kepercayaan penuh pada seluruh kedalaman skuadnya.
Penyerang muda Benjamin Šeško berpeluang tampil sebagai starter usai mencetak gol ke gawang Everton akhir pekan lalu, sementara bek tengah Matthijs de Ligt mulai mendekati kondisi bugar penuh usai pulih dari cedera.
Namun, United dipastikan tanpa sejumlah nama seperti Carlos Baleba, Amad Diallo, dan Manuel Ugarte. Sementara itu, Luke Shaw mendapatkan hari istirahat ekstra dari sesi latihan tim guna menjaga kebugarannya menjelang pekan yang sangat menentukan ini.