Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, menolak anggapan bahwa timnya mengawali Premier League musim ini dengan buruk. Pernyataan tegas tersebut disampaikan usai Setan Merah dipaksa bermain imbang 2-2 secara dramatis oleh Everton di Hill Dickinson Stadium.
Manchester United sebenarnya berada di ambang kemenangan setelah penyerang pengganti Benjamin Šeško mencetak gol di menit ke-88. Namun, keunggulan tersebut sirna pada menit keenam masa injury time ketika pemain debutan Everton, Ainsley Maitland-Niles, melepaskan tembakan spektakuler yang menggagalkan raihan tiga poin tim tamu.
Hasil imbang di Mersyside membuat Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan pembuka. Mengingat dua lawan sebelumnya adalah tim promosi seperti Hull City dan Ipswich Town, tekanan terhadap performa skuad asuhan Carrick mulai meningkat dari kalangan media dan pendukung.
Baca juga: Everton 2-2 Manchester United: Gol Dramatis Maitland-Niles Buyarkan Kemenangan
Kendati demikian, Carrick meminta semua pihak untuk tetap tenang dan melihat gambaran besar dari proses yang sedang dibangun. Sang pelatih merasa keputusan-keputusan kecil di lapangan memang harus dibenahi, tetapi secara keseluruhan tim menunjukkan pola permainan yang positif.
"Sejujurnya, kami tidak mengawali musim dengan terlalu buruk," kata Carrick.
"Tidak seburuk itu. Kami nyaris membawa pulang tiga poin hari ini. Begitulah sepak bola; ada momen-momen kecil yang sebenarnya bisa kami tangani dengan lebih baik, tapi kami akan baik-baik saja."
Laga berjalan sengit di mana Bryan Mbeumo membuka keunggulan untuk United di awal babak kedua, sebelum Tyrique George menyamakan kedudukan pada menit ke-83.
Drama berlanjut saat tandukan Šeško tampaknya telah mengunci kemenangan, sebelum Maitland-Niles menyambar bola liar di luar kotak penalti untuk memaksa laga berakhir imbang.
Carrick tidak menutupi rasa kecewanya karena anak asuhnya gagal mengendalikan tempo permainan saat situasi sudah menguntungkan. Ia menilai pertahanan United dalam situasi bola mati dan bola kedua (second ball) di area penalti perlu mendapat perhatian serius menjelang laga-laga berikutnya.
"Kami kecewa, sangat kecewa, karena sempat berada dalam posisi unggul dua kali dalam pertandingan itu, padahal laga sudah hampir berakhir," tambah Carrick.
Baca juga: Carrick Puji Mentalitas Bangkit Manchester United Usai Bantai Ipswich 5-2
"Segala upaya yang telah dilakukan untuk membawa kami ke posisi tersebut di berbagai momen pertandingan, lalu harus berakhir seperti itu... ya, rasanya sungguh tidak enak; rasanya seperti sebuah kekalahan.
"Memang terdengar klise, dan wajar saja mengatakan hal ini, tapi kami berhasil mengamankan satu poin. Kami tidak bisa mengabaikan fakta itu, namun rasanya kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik."
Salah satu statistik yang menjadi sorotan utama adalah kerapuhan lini belakang Manchester United yang selalu kebobolan dua gol dalam tiga pertandingan awal Premier League musim ini.
Keputusan manajemen untuk berfokus mendatangkan gelandang baru seperti Youri Tielemans pada bursa transfer kini diuji oleh konsistensi barisan pertahanan.
Ujian sesungguhnya bagi keyakinan Carrick akan segera tiba di pekan depan. Manchester United dijadwalkan menjamu rival sekota mereka, Manchester City, di Old Trafford dalam laga derbi panas yang dipastikan menuntut tingkat kedisiplinan dan konsentrasi jauh lebih tinggi.