Atletico Madrid Hancurkan Tottenham Hotspur 5-2
Stadion Riyadh Air Metropolitano menjadi panggung horor bagi Tottenham Hotspur pada Rabu dini hari. Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berjalan gila, Atletico Madrid tampil beringas dengan melumat wakil Inggris tersebut melalui skor telak 5-2.
Malam itu dimulai dengan keputusan berisiko manajer Spurs, Igor Tudor, yang mencadangkan kiper utama Guglielmo Vicario demi memberikan debut Liga Champions kepada kiper muda Antonin Kinsky. Keputusan itu terbukti menjadi bumerang yang menghancurkan mental tim tamu hanya dalam waktu sekejap.
Bencana di 15 Menit Pertama
Belum genap enam menit laga berjalan, Kinsky melakukan blunder fatal. Ia terpeleset saat mencoba melakukan tendangan gawang, membuat bola jatuh ke kaki Julian Alvarez, yang mengoper bola kepada Marcos Llorente yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong.
Baca juga: Fokus Bertahan di Premier League, Tudor Sebut UCL Bukan Prioritas Utama Spurs
Delapan menit kemudian, Antoine Griezmann menggandakan keunggulan Atletico setelah Micky ​van de Ven terpeleset di depan kotak penalti.
Puncak penderitaan Kinsky terjadi di menit ke-15. Ia salah menendang bola yang justru mengenai kakinya sendiri, membuat bola bergulir bebas untuk diselesaikan oleh Alvarez.
Igor Tudor tidak punya pilihan lain selain menarik keluar Kinsky yang tampak hancur di menit ke-17 untuk memasukkan Vicario. Namun, gawang Vicario pun langsung bobol lima menit setelah ia masuk lewat sundulan Robin Le Normand. Skor 4-0 di babak pertama membuat Spurs tampak tak berdaya.
Upaya Bangkit yang Terlambat
Memasuki babak kedua, Tottenham mencoba memulihkan harga diri. Bek kanan Pedro Porro memberikan sedikit harapan lewat gol balasan di menit ke-26 .
Namun, pertahanan Spurs kembali terbuka pada menit ke-55 ketika Julian Alvarez mencetak gol keduanya malam itu dengan aksi individu gemilang menggiring bola dari area pertahanan sendiri.
Meski tertinggal jauh, Spurs terus menekan dan akhirnya mendapatkan gol kedua melalui Dominic Solanke di penghujung laga. Gol ini setidaknya memberikan sedikit napas bagi Tottenham, meskipun mereka tetap harus pulang dengan defisit tiga gol.
Baca juga: Nyaris Remontada, Barcelona Tersingkir di Copa del Rey Meski Sikat Atletico 3-0
Catatan Buruk Bersejarah
Bagi Tottenham, hasil ini memperpanjang tren negatif mereka. Menurut data statistik Opta, ini adalah pertama kalinya dalam sejarah klub Tottenham menelan enam kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Sementara bagi Diego Simeone, kemenangan ini adalah pernyataan tegas bahwa Atletico Madrid adalah ancaman serius dalam perebutan trofi musim ini.
Dengan modal kemenangan 5-2, Atletico akan bertandang ke London Utara pada 19 Maret mendatang dengan kepercayaan diri tinggi. Sebaliknya, Igor Tudor menghadapi tugas yang hampir mustahil untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya sendiri.