Atalanta Menang Comeback atas Dortmund, Scamacca: Ini Kemenangan Bersejarah
Bintang Atalanta, Gianluca Scamacca, mengungkapkan rahasia di balik salah satu comeback paling dramatis di Liga Champions musim ini. Setelah melumat Borussia Dortmund 4-1 di New Balance Arena untuk mengunci kemenangan agregat 4-3, striker Italia itu menyebut kemenangan ini merupakan kemenangan bersejarah dan menegaskan bahwa keyakinan di dalam ruang ganti La Dea tidak pernah luntur, meskipun publik menganggap misi mereka mustahil.
Berbicara pasca-pertandingan yang penuh emosi tersebut, Scamacca mengakui bahwa narasi yang berkembang di luar klub sangat berbeda dengan apa yang dirasakan para pemain.
Keyakinan yang Tak Tergoyahkan
Atalanta memasuki leg kedua dengan beban defisit dua gol setelah kekalahan 0-2 di Jerman. Namun, gol cepat Scamacca di menit kelima menjadi percikan awal yang membakar semangat juang tuan rumah.
Scamacca menekankan bahwa rencana taktis yang disusun oleh pelatih Raffaele Palladino berjalan sempurna, yang memungkinkan mereka mendominasi Dortmund sejak menit awal.
Baca juga: Atalanta Comeback dan Singkirkan Dortmund Lewat Drama Penalti Menit Akhir
“Kami memulai dengan baik, tetapi kami merasa bisa membalikkan keadaan,” kata Scamacca kepada Sky Sport Italia.
“Kami percaya sampai akhir, dan para pemain pengganti sama bagusnya dengan pemain inti karena mereka membuat perbedaan. Ini adalah prestasi bersejarah, salah satu yang terbesar dalam sejarah Atalanta.”
“Kami melakukan sesuatu yang luar biasa. Kami harus menebus penampilan buruk di leg pertama.”
“Sekarang bagian yang menyenangkan akan datang. Besok ada hari libur, dan kemudian kami akan berpikir, seperti biasa, pertandingan demi pertandingan.”
Atalanta Pantang Menyerah
Pertandingan tersebut memang bak rollercoaster. Setelah unggul 3-0 dan memimpin agregat, Atalanta sempat terpukul oleh gol Karim Adeyemi yang menyamakan agregat menjadi 3-3.
Namun, penalti Lazar Samardzic di menit ke-90+8 memastikan kemenangan bersejarah bagi klub asal Bergamo tersebut.
“Mungkin hal itu sulit diprediksi bagi mereka yang dari luar, tetapi kami tahu nilai kami,” tambah Scamacca.
“Kami tahu bahwa, ketika kami memainkan gaya sepak bola kami bersama-sama, kami bisa mendapatkan kepuasan yang besar.”
Baca juga: Samardzic Jadi Pahlawan, Comeback Atalanta Benamkan Napoli di Bergamo
Menatap Babak 16 Besar
Dengan kemenangan ini, Atalanta menjadi tim Italia ketiga dalam sejarah yang mampu membalikkan defisit dua gol di fase gugur Liga Champions, mengikuti jejak Juventus dan Roma.
“Pelatih telah memberi kami banyak hal. Dia telah memberi kami energi yang luar biasa dan dorongan penting," ucapnya.
“Kami telah menemukan kembali jati diri kami dan memahami bahwa kami berada di jalur yang benar.”
“Para penggemar kami sangat penting. Seperti yang dikatakan Palladino, 23.000 orang telah mendorong kami. Mereka selalu menjadi pemain ke-12 kami, baik di kandang maupun tandang, dan kami berterima kasih kepada mereka untuk itu.”
Scamacca dan kolega kini menanti hasil undian babak 16 besar yang akan digelar pada hari Jumat, dengan Arsenal atau Bayern Munich menjadi calon lawan potensial mereka.