Alvarez dan Gallagher Pimpin Atletico Hajar Union SG 3-1
Atlético Madrid kembali menegaskan dominasi mereka di Estadio Metropolitano dengan meraih kemenangan penting 3-1 atas Union Saint-Gilloise dalam lanjutan Fase Liga Champions League 2025-26, Rabu (5/11) dini hari WIB. Kemenangan ini sangat krusial bagi pasukan Diego Simeone untuk menghidupkan kembali kompetisi Eropa mereka, setelah sempat mengalami kekalahan tandang beruntun.
Meskipun Union SG sempat memberikan perlawanan gigih, terutama di babak pertama, kualitas individu dan ketajaman serangan Los Colchoneros pada akhirnya menjadi pembeda, dengan Julian Alvarez dan Conor Gallagher menjadi bintang pencetak gol.
Gol Pembuka dan Kontroversi VAR
Pertandingan berjalan sesuai skenario: Atlético Madrid mendominasi penguasaan bola (67%) dan melakukan sebagian besar serangan. Meskipun demikian, mereka kesulitan menembus pertahanan Union SG yang terorganisir di bawah arahan David Hubert.
Gol pembuka untuk Atlético datang enam menit sebelum jeda. Tepatnya pada menit ke-39, Julian Alvarez menunjukkan ketenangan klinisnya.
Baca juga: Atletico Madrid Libas Sevilla 3-0 di Metropolitano
Setelah menerima umpan tarik mendatar dari Giuliano Simeone (putra Diego Simeone) yang menyerang dari sisi kanan, Alvarez melepaskan tembakan setengah voli yang melewati sela-sela kaki kiper Union SG, Kjell Scherpen, membuat skor menjadi 1-0. Gol tersebut merupakan gol UCL kedua bagi Alvarez musim ini.
Tuan rumah sempat mengira telah menggandakan keunggulan di masa injury time babak pertama ketika Antoine Griezmann berhasil menyambar bola rebound dari jarak dekat. Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside dalam proses membangun serangan, membuat skor tetap 1-0 hingga turun minum.
Kualitas Individu Menentukan di Babak Kedua
Atlético Madrid meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua. Pada menit ke-72, tekanan tak terhindarkan itu membuahkan hasil. Dalam situasi kemelut di kotak penalti setelah serangkaian blok heroik, bola jatuh ke kaki Conor Gallagher. Eks gelandang Chelsea itu dengan dingin melepaskan tembakan keras yang menusuk ke atap gawang melalui kerumunan pemain, menjadikan skor 2-0 dan memberikan kelegaan bagi publik Metropolitano.
Namun, Union SG tidak menyerah. Tujuh menit kemudian, pada menit ke-80, mereka berhasil memperkecil kedudukan. Berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan Sofiane Boufal dari sisi lapangan, bek tengah Inggris Ross Sykes berhasil menyambut umpan silang tersebut dengan sundulan keras di tiang jauh, mengubah skor menjadi 2-1.
Baca juga: Menggila di Emirates, Arsenal Menang Telak 4-0 atas Atletico Madrid
Kemenangan Atlético baru benar-benar disegel di masa injury time. Pada menit ke-96, Marcos Llorente menuntaskan pesta gol. Setelah kiper Scherpen dengan sigap menepis tembakan pemain pengganti Thiago Almada, bola rebound berhasil disambar cepat oleh Llorente, memastikan kemenangan 3-1 bagi Los Rojiblancos.
Kemenangan ini membawa Atlético Madrid mengoleksi enam poin dari empat pertandingan Fase Liga di posisi ke-14, kembali ke jalur persaingan kuat setelah dua kekalahan tandang beruntun.