Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Kabar buruk menghampiri Real Madrid setelah kapten tim Federico Valverde dipastikan mengalami cedera pergelangan kaki kiri menyusul kekalahan 1-2 dari Atlético Madrid pada laga derbi akhir pekan lalu, sebagaimana dikonfirmasi oleh klub pada Selasa.
Gelandang internasional Uruguay tersebut mendapat cedera usai menerima tekel keras dari pemain Atlético Madrid, Lee Kang-in. Pihak Real Madrid menilai pelanggaran tersebut seharusnya berbuah kartu merah langsung untuk pemain asal Korea Selatan itu.
Pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim dokter klub mengonfirmasi tingkat keparahan cedera yang dialami oleh sang kapten. Real Madrid merilis pernyataan singkat mengenai kondisi terkini sang pemain.
"Setelah tes yang dilakukan hari ini pada pemain kami Fede Valverde oleh layanan medis Real Madrid, ia didiagnosis mengalami sprain level 3 pada pergelangan kaki kirinya,” tulis Real Madrid dalam situs resminya.
Baca juga: Tebas Semprot Tuduhan Konspirasi Wasit dari Real Madrid
Meskipun Real Madrid tidak memberikan tenggat waktu resmi untuk pemulihannya, laporan dari media Spanyol mengindikasikan bahwa Valverde akan menepi selama beberapa pekan.
Kondisi ini membuatnya dipastikan absen membela tim nasional Uruguay dalam rangkaian laga persahabatan mendatang melawan Jepang, Korea Selatan, dan India.
Cedera yang menimpa Valverde kian memperpanjang daftar kekecewaan kubu Los Blancos pasca-pertandingan di Riyadh Air Metropolitano.
Baca juga: Mourinho Bawa Bukti, Kecam Wasit dan VAR Usai Real Madrid Tumbang di Derbi
Pelatih Real Madrid, José Mourinho, bahkan mendatangi sesi konferensi pers usai laga dengan membawa cetakan foto dua pelanggaran keras yang dinilainya luput dari ganjaran kartu merah oleh wasit, termasuk tekel Lee Kang-in terhadap Valverde.
Kehilangan Valverde menjadi pukulan telak bagi lini tengah Real Madrid di fase krusial musim ini. Sebagai sosok pemimipim di dalam dan luar lapangan, absennya sang kapten memaksa Mourinho untuk memutar otak guna mencari komposisi alternatif di lini vital sebelum kompetisi domestik dan Eropa kembali bergulir usai jeda internasional.