Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Chief Executive Atlético Madrid, Miguel Ángel Gil Marín, melayangkan kecaman keras terhadap FC Barcelona pada hari Kamis, menutup rapat-rapat pintu transfer Julián Álvarez dan menegaskan bahwa penyerang asal Argentina itu tidak akan pernah dijual ke klub Katalonia tersebut.
Pernyataan menohok Gil Marín disampaikan menyusul komentar Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang secara terbuka mengonfirmasi bahwa klubnya masih sangat berminat memboyong sang juara dunia berusia 26 tahun itu ke Camp Nou.
"Yang terjadi sebenarnya membuat kami kian geram. Kami sangat muak dengan ketidakjujuran, ketiadaan etika, transparansi, serta profesionalisme," tegas Gil Marín saat diwawancarai stasiun TV Spanyol Movistar Plus. "Kami hanya bisa menegaskan kembali bahwa kami tidak akan bernegosiasi dengan Barcelona dalam kondisi apa pun."
Gil Marín menjelaskan bahwa sikap tegas klub didukung penuh secara bulat oleh dewan direksi serta para pemegang saham utama Atlético Madrid.
Ia menegaskan bahwa keputusan memblokir negosiasi dengan Barcelona merupakan bentuk harga diri dan martabat institusi yang tidak bisa ditawar.
"Saya memegang dukungan dari semua orang yang bekerja bersama saya, dari pemegang saham hingga direksi. Satu-satunya keputusan pasti dan tegas adalah kami tidak akan bernegosiasi dengan Barcelona dalam kondisi apa pun," tambah Gil Marín. "Pegang kata-kata saya – sang pemain dipastikan tidak akan ditransfer ke Barcelona."
Baca juga: Laporta Tegaskan Barcelona Masih Incar Álvarez di Tengah Penolakan Keras Atlético
Pernyataan keras tersebut langsung memicu reaksi panas dari Katalonia. Wakil Presiden Barcelona, Rafa Yuste, merespons tajam perkataan Gil Marín dan menilai Atlético telah melampaui batas etika antarklub.
"Ini adalah bentuk ketiadaan tata krama dan rasa hormat," ujar Yuste kepada Movistar. "Dengan kata-kata tersebut, mereka telah melewati batas."
Gil Marín juga menyinggung dampak psikologis yang dialami Álvarez akibat saga transfer ini. Penyerang yang sempat mendapat cemoohan dari sebagian pendukung di Metropolitano usai menyatakan keinginan untuk hengkang itu dilaporkan sempat absen dalam sesi latihan tim.
"Julián benar-benar sedang berada dalam situasi sulit. Ada pihak-pihak yang sengaja membohongi dan membuatnya bingung," ungkap Gil Marín.
"Saya mengenalnya dan kami sudah cukup lama bekerja sama dengannya; dia adalah seorang profesional dan pesepak bola yang hebat, namun dia sedang sangat bingung dan melewati masa-masa yang sangat sulit, baik secara pribadi maupun profesional."
Baca juga: Atlético Madrid Tegaskan Ogah Lepas Julián Álvarez ke Barcelona
Meski impian utama Atlético adalah mempertahankan sang striker, Gil Marín mengakui klub siap mempertimbangkan opsi alternatif jika Álvarez tetap mendesak untuk pergi sebelum bursa transfer ditutup, dengan syarat Barcelona sepenuhnya tercoret dari daftar.
"Niat kami dan impian pribadi saya adalah dia tetap tinggal di Atlético," tutur Gil Marín. "Jika dia merasa bertahan di Atlético Madrid tidak lagi memungkinkan, kami akan mencari alternatif lain, tetapi pilihan itu tidak akan pernah, sama sekali tidak, jatuh ke Barcelona."
Dengan tertutupnya pintu ke Barcelona, juara Premier League Arsenal kini menjadi salah satu peminat utama yang berpeluang menjajaki langkah di sisa waktu bursa transfer jika kepindahan Álvarez dari Madrid benar-benar tak terelakkan.