Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Menyebut nama Lionel Messi dalam sebuah diskusi olahraga adalah cara tercepat untuk mengakhiri perdebatan tentang siapa pemain terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan hijau. Selama lebih dari dua dekade, pria jenius asal Rosario, Argentina ini, tidak hanya memecahkan berbagai rekor, tetapi ia menulis ulang standar kesempurnaan dalam sepak bola.
Dari awal kariernya di akademi La Masia Barcelona hingga menguasai benua Amerika bersama Inter Miami, Messi terus membuktikan bahwa ia adalah spesies yang sama sekali berbeda dari para pesepak bola profesional lainnya.
Lantas, apa yang membuat Lionel Messi secara universal diakui sebagai Greatest of All Time (GOAT) yang sesungguhnya? Jawabannya melampaui lemari trofinya yang luar biasa padat.
Alasan utama mengapa para analis, pemain, dan pelatih sepakat menobatkan Messi sebagai yang terbaik adalah kelengkapannya sebagai seorang kreator dan eksekutor di sepertiga akhir lapangan.
Sejarah sepak bola telah melahirkan banyak pencetak gol mematikan, penggiring bola ulung, dan pengumpan genius. Namun, Messi adalah satu-satunya manusia yang mampu menggabungkan ketiga atribut tersebut pada level yang paling ekstrem secara bersamaan.
Baca juga: Siapa Pemain Sepak Bola Paling Berpengaruh dalam Sejarah?
Secara statistik, insting mencetak golnya sangat tidak masuk akal. Ia memegang rekor dengan mencetak 91 gol dalam satu tahun kalender pada tahun 2012, sebuah pencapaian yang hingga kini terlihat mustahil untuk dipatahkan.
Namun, ketika ia tidak sedang mencetak gol, ia tetap mendominasi jalannya pertandingan melalui visi bermainnya. Dengan koleksi lebih dari 410 assist sepanjang karier profesionalnya, ia diakui secara resmi sebagai penyedia umpan gol terbanyak dalam sejarah sepak bola.
Ia mampu turun jauh ke lini tengah, membaca celah pertahanan lawan yang luput dari pandangan, dan melepaskan umpan presisi yang dengan mudah menembus rapatnya barisan pertahanan lawan.
Secara resmi, Messi adalah pemain dengan medali dan piala terbanyak dalam sejarah sepak bola profesional dunia. Ia telah mengumpulkan total 46 trofi utama, jauh mengalahkan semua rival terdekatnya.
Di level klub Eropa, masa kejayaannya bersama Barcelona menghasilkan sepuluh gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions UEFA. Keberhasilannya juga berlanjut ketika ia hijrah ke benua Amerika dan memimpin Inter Miami mencetak sejarah di MLS.
Baca juga: Mengapa Liga Champions Dianggap Kompetisi Klub Terbesar?
Dominasi mutlaknya secara individual tervalidasi sangat kuat melalui koleksi delapan penghargaan Ballon d'Or. Angka ini adalah rekor absolut, membuktikan konsistensi performa kelas dunia selama belasan tahun tanpa henti. Enam penghargaan Sepatu Emas Eropa juga menegaskan posisinya sebagai raja pencetak gol Benua Biru di masa jayanya.
Selama bertahun-tahun, satu-satunya argumen kuat yang selalu ditodongkan oleh para kritikus untuk menjatuhkan kredibilitas Messi adalah ketiadaan gelar juara dunia bersama tim nasional Argentina.
Beban ekspektasi berat dari jutaan rakyat Argentina sempat menyiksa dirinya secara psikologis, terutama setelah rentetan kekalahan menyakitkan di partai final yang membuatnya sempat mengumumkan pensiun dari panggung internasional pada tahun 2016.
Namun, hal yang terjadi setelah itu adalah cerita comeback paling epik dalam sejarah peradaban olahraga modern. Setelah berhasil mematahkan kutukan dengan menjuarai Copa América pada tahun 2021, momen validasi tertingginya meledak di Qatar pada penghujung tahun 2022.
Baca juga: Apa Klub dengan Trofi Terbanyak di Eropa?
Messi menggendong negaranya menuju podium juara Piala Dunia, mencetak banyak gol krusial, dan merengkuh gelar Pemain Terbaik Turnamen (Golden Ball) untuk kedua kalinya dalam kariernya. Kepingan terakhir dari teka-teki raksasa itu akhirnya terpasang sempurna di Timur Tengah.
Banyak legenda sepak bola dikenang dunia karena kecepatan sprint mereka, kekuatan fisik mereka, atau inovasi taktis dari pelatih mereka. Namun, Lionel Messi akan selalu abadi karena ia mengubah olahraga penuh tekanan tinggi ini kembali menjadi sebuah seni murni yang menyenangkan untuk ditonton.
Ia adalah monumen hidup yang membuktikan bahwa kecerdasan pikiran dan keajaiban sentuhan kaki kiri jauh lebih berharga daripada segalanya.