Mencetak gol adalah sebuah momen yang paling diagungkan dan dicari dalam sepak bola, namun merancang sebuah peluang matang membutuhkan tingkat kejeniusan intelektual yang jauh lebih langka. 

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa gol membuat satu orang bahagia, sementara umpan berbuah gol atau assist membuat dua orang bahagia. Dalam sejarah panjang olahraga ini, satu nama berdiri sendirian di puncak gunung kreativitas, melampaui semua playmaker dan gelandang serang legendaris yang pernah ada.

Pemain dengan jumlah assist terbanyak sepanjang masa tidak lain adalah Lionel Messi.  

Kreativitas Tanpa Batas

Hingga tahun 2026, catatan menunjukkan bahwa Lionel Messi telah menorehkan lebih dari 420 assist sepanjang karier profesionalnya. Angka yang mencengangkan ini dikumpulkan melalui perjalanan panjangnya berseragam FC Barcelona, Paris Saint-Germain, Inter Miami, dan tentu saja, saat mengemban tugas bersama tim nasional Argentina. 

Baca juga: Apa yang Membuat Diego Maradona Begitu Legendaris?

Bagi sebagian besar penyerang elit dunia, menembus angka 100 umpan berbuah gol sudah dianggap sebagai sebuah pencapaian yang monumental. Fakta bahwa Messi berhasil menembus dan terus bergerak menjauhi batas 400 assist mempertegas statusnya sebagai anomali mutlak dalam dunia olahraga.  

Messi sering kali disanjung sebagai salah satu pencetak gol paling mematikan di generasinya, namun kehebatannya yang sesungguhnya terletak pada visi bermainnya yang luar biasa. Ia memiliki kemampuan alami untuk turun ke area pertengahan lapangan, membaca pergerakan lawan sepersekian detik lebih cepat, dan melepaskan umpan membelah pertahanan yang tampaknya mustahil terlihat oleh pemain lain. Ia adalah arsitek utama yang merancang serangan sekaligus algojo berdarah dingin.

Rekor Modern Melampaui Para Legenda

Di bawah bayang-bayang rekor Messi, terdapat nama-nama raksasa dari era sepak bola masa lampau. Ferenc Puskás dan Pelé secara historis diperkirakan mengantongi sekitar 374 dan 366 assist. 

Namun, sangat penting untuk dicatat bahwa pada era 1950-an hingga 1970-an, statistik assist belum dicatat secara resmi dan sistematis seperti sekarang, sehingga metrik peninggalan para legenda tersebut sering kali merupakan hasil rekonstruksi retrospektif.  

Baca juga: Mengapa Cristiano Ronaldo Bisa Bertahan di Level Tertinggi?

Di era modern, di mana setiap sentuhan bola direkam dan dianalisis secara akurat, supremasi Messi adalah sebuah fakta matematis yang tidak terbantahkan. Sebagai perbandingan dengan pemain yang berposisi spesialis pengumpan di era sepak bola modern, Ryan Giggs memegang rekor tertinggi di Liga Premier Inggris dengan 162 assist, sementara Thomas Müller memimpin sejarah Bundesliga dengan 178 assist. 

Namun, ketika seluruh kompetisi resmi digabungkan, mereka masih tertinggal sangat jauh di belakang sang penyihir kecil dari Rosario.  

Pada akhirnya, Lionel Messi tidak hanya memecahkan buku rekor, tetapi ia mendefinisikan ulang batas maksimal dari apa yang bisa dicapai oleh seorang pesepak bola dalam mengorkestrasi permainan. Ia membuktikan bahwa pemain terbaik di dunia adalah mereka yang mampu memastikan semua rekan setim di sekitarnya bermain dengan lebih gemilang.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!