Di tengah badai cedera yang melanda lini tengah dan serangan Tim Nasional Prancis menjelang Piala Dunia FIFA 2022, sektor penjaga gawang Les Bleus relatif menunjukkan stabilitas yang tak tergoyahkan. 

Tiga nama yang dibawa Didier Deschamps ke Qatar bukan hanya sekadar pelengkap, melainkan perpaduan antara pengalaman kepemimpinan, loyalitas veteran, dan potensi masa depan yang menjanjikan.

Namun, di antara ketiganya, hanya satu yang benar-benar berdiri kokoh di bawah mistar dalam perjalanan Prancis menuju final dramatis yang dikenang sepanjang masa.

Hugo Lloris

Pilar utama di bawah mistar Prancis tak lain dan tak bukan adalah sang kapten, Hugo Lloris.

Peran: Penjaga Gawang Utama

Klub Saat Itu: Tottenham Hotspur (Inggris)

Lloris tiba di Qatar sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak di tim nasional dan melampaui Lilian Thuram selama turnamen, dan membawa beban ekspektasi sebagai kapten juara bertahan. Ia memainkan semua pertandingan Prancis di Piala Dunia 2022, kecuali satu pada laga terakhir fase grup melawan Tunisia.

Penampilan Lloris di Qatar adalah gambaran dari kariernya: tenang, stabil, dan selalu ada saat dibutuhkan. Ia memimpin dari belakang dan menunjukkan performa krusial, terutama saat melawan Inggris di perempat final. 

Meskipun ia kebobolan tiga gol di final melawan Argentina, performa tim secara keseluruhan, yang berjuang keras untuk bangkit, membuat perannya tetap tak tergantikan. 

Final 2022 menjadi turnamen terakhir Lloris untuk timnas sebelum ia mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Januari 2023.

Baca juga: Kiper Belanda Piala Dunia 2022

Steve Mandanda

Kiper veteran Steve Mandanda memainkan peran kunci sebagai kiper cadangan yang loyal dan penyemangat di ruang ganti.

Peran: Kiper Cadangan No. 2

Klub Saat Itu: Rennes (Prancis)

Meskipun biasanya menjadi kiper ketiga di belakang Mike Maignan (yang absen karena cedera), Mandanda naik menjadi kiper cadangan utama. Ia mendapat kehormatan untuk menjadi starter dalam pertandingan fase grup terakhir melawan Tunisia, di mana Prancis yang sudah dipastikan lolos melakukan sembilan perubahan line-up.

Dengan tampil sebagai starter melawan Tunisia pada usia 37 tahun 247 hari, Mandanda mencetak sejarah sebagai pemain tertua yang pernah mewakili Tim Nasional Prancis. Ini adalah pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya selama bertahun-tahun sebagai back-up tanpa keluhan.

Alphonse Areola

Penjaga gawang West Ham United, Alphonse Areola, melengkapi trio tersebut, meskipun ia tidak mencatatkan satu menit pun penampilan di lapangan.

Peran: Kiper Cadangan No. 3

Klub Saat Itu: West Ham United (Inggris)

Areola dikenal sebagai kiper yang memiliki refleks cepat, dan kehadirannya memberikan kedalaman dan kualitas pelatihan yang baik. Meskipun tidak bermain, Areola tetap menjadi bagian penting dari skuad yang mencapai final dan telah merasakan gelar Piala Dunia 2018.

Baca juga: Pemain Argentina Piala Dunia 2022

Mike Maignan: Absennya Bintang Masa Depan

Perlu dicatat bahwa penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan, tidak dapat bergabung dengan skuad di Qatar. Maignan, yang secara luas dianggap sebagai kiper nomor dua Prancis dan penerus takhta Lloris, terpaksa menepi karena masalah cedera betis berulang pada akhir tahun 2022.

Kehadiran Maignan tentu akan meningkatkan kualitas kompetisi internal kiper Prancis, tetapi absennya ia membuka jalan bagi Mandanda untuk mencetak rekor usia. Setelah pensiunnya Lloris dan Mandanda, Maignan kini telah resmi mengambil alih status sebagai kiper No. 1 Les Bleus di era pasca-2022.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!