Nottingham Forest yang dilatih Sean Dyche menutup fase liga Europa League dengan performa yang nyaris sempurna, melumat raksasa Hungaria, Ferencvaros, dengan skor telak 4-0 pada Jumat (30/1/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini memastikan langkah The Reds ke babak play-off dengan modal kepercayaan diri yang meluap, dipicu oleh ketajaman striker Brasil mereka, Igor Jesus.

Dominasi Sejak Menit Awal

Forest memulai laga dengan intensitas tinggi khas tim besutan Dyche. Tekanan bertubi-tubi langsung membuahkan hasil pada menit ke-17. 

Baca juga: Forest Layangkan Tawaran £35 Juta untuk Jean-Philippe Mateta

Kapten tim Ryan Yates mengirimkan umpan silang rendah yang berbahaya ke jantung pertahanan lawan. Bek Ferencvaros, Bence Otvos, yang mencoba menghalau bola, justru mengirim si kulit bundar masuk ke gawangnya sendiri.

Hanya empat menit berselang, seisi City Ground kembali bergemuruh. Kembali lewat skema yang diawali oleh kerja keras Yates, bola jatuh ke kaki Igor Jesus. 

Penyerang Brasil ini melepaskan tembakan akurat yang melewati jangkauan kiper lawan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Jesus Cetak Brace

Memasuki babak kedua, Ferencvaros yang dilatih oleh Robbie Keane mencoba merespons. Namun, pertahanan kokoh yang digalang Morato dkk. membuat tim tamu frustrasi. Alih-alih memperkecil ketinggalan, gawang Ferencvaros justru kembali bobol pada menit ke-55.

Menerima umpan terobosan cerdik dari Ibrahim Sangaré, Igor Jesus menunjukkan kekuatan dan ketenangannya. Ia menaklukkan bek lawan sebelum melesakkan gol keduanya malam itu. Skor 3-0 praktis mengakhiri perlawanan tim tamu.

Baca juga: Petaka Gol Bunuh Diri, Nottingham Forest Tumbang 0-1 di Markas Braga

Pesta gol ditutup dengan manis pada masa injury time. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. James McAtee yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang tersebut, mengunci kemenangan 4-0 untuk Forest.

Kemenangan besar ini membawa Forest finis di peringkat ke-13 klasemen akhir fase liga, satu tingkat di bawah Ferencvaros yang memiliki 15 poin. Meski gagal menembus delapan besar untuk lolos otomatis, performa ini menjadi peringatan bagi calon lawan mereka di babak play-off.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!