Penyerang tim nasional Belanda, Memphis Depay, melontarkan kecaman keras terhadap klub raksasa Brasil, Corinthians. Pemain berusia 32 tahun tersebut menuduh manajemen klub melakukan "perilaku yang tidak dapat diterima" serta melanggar kesepakatan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun yang diklaimnya telah disetujui secara resmi.  

Keputusan mengejutkan Corinthians untuk tidak memperpanjang masa bakti sang bintang membuat mantan penyerang Manchester United dan Barcelona itu kini berstatus bebas transfer.  

Klaim Kesepakatan yang Dikhianati

Melalui pernyataan menohok di akun media sosial pribadinya, Depay mengungkapkan kekecewaan mendalam atas apa yang ia sebut sebagai pengkhianatan komitmen oleh jajaran pimpinan klub. Ia menegaskan bahwa draf perpanjangan kontrak hingga 2028 sejatinya telah disetujui oleh seluruh departemen penting di dalam klub.  

"Saya sangat kecewa membaca kabar bahwa Corinthians memutuskan untuk tidak menepati kesepakatan yang telah ada mengenai perpanjangan kontrak saya selama dua tahun lagi,” tulis Depay.

Baca juga: Ultimatum Koeman, Depay Harus Buktikan Bisa Fit Menjelang Piala Dunia 2026

“Perpanjangan ini telah disetujui secara tegas oleh presiden klub serta departemen olahraga, hukum, dan keuangan. Namun, ada pihak-pihak yang memutuskan untuk melanggar komitmen tersebut.”

Depay menambahkan bahwa dirinya selalu menjaga profesionalisme dan menghormati institusi klub sepanjang proses negosiasi. Kendati demikian, ia berjanji tidak akan tinggal diam atas tindakan yang dinilainya merugikan tersebut dan siap berbicara secara terbuka kepada publik dalam beberapa hari mendatang.

Dalih Stabilitas Finansial Klub

Di lain pihak, manajemen Corinthians yang bermarkas di São Paulo merilis pernyataan resmi untuk menjelaskan alasan di balik keputusan tak populer ini. Klub yang saat ini menghuni peringkat ketujuh Serie A Brasil tersebut bergeming bahwa faktor keuangan menjadi alasan utama pembatalan kerja sama.  

Manajemen Corinthians menegaskan bahwa mempertahankan pemain berprofil tinggi dengan beban gaji besar tidak lagi sejalan dengan agenda stabilitas finansial jangka panjang klub.  

"Menjadi jelas bahwa mengambil komitmen baru sebesar ini tidak sejalan dengan keseimbangan keuangan yang perlu kami jaga demi menjamin keberlangsungan klub," demikian pernyataan pihak klub.

Baca juga: Paspor Dicuri di Brasil, Depay Absen Bela Belanda Lawan Malta

"Kami menyadari bahwa ini adalah keputusan yang sulit, namun hal itu mutlak diperlukan demi masa depan Corinthians."

Presiden Corinthians, Osmar Stabile, dijadwalkan akan menggelar konferensi pers khusus guna memberikan penjelasan lebih rinci mengenai polemik kontrak pemain asal Belanda tersebut.  

Catatan Impresif di Panggung Sepak Bola Brasil

Kepindahan Depay ke Brasil pada 2024 sejatinya membuahkan hasil manis di atas lapangan. Selama dua musim mengenakan seragam putih-hitam khas Corinthians, penyerang serba bisa ini membukukan 20 gol dalam 79 penampilan di seluruh kompetisi.  

Perannya terbukti sangat vital dalam mengantar Timão merengkuh dua trofi domestik bergengsi, yakni Copa do Brasil 2025 dan Supercopa do Brasil 2026. Namun, kesuksesan di lapangan hijau kini tertutup oleh awan kelam perselisihan hukum dan administrasi yang berpotensi berbuntut panjang.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!