Belajar dari Plymouth, Slot Turunkan Skuad Terbaik Liverpool Hadapi Barnsley
Manajer Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa dirinya tidak akan main-main saat menjamu Barnsley di putaran ketiga FA Cup, Selasa (13/1) dini hari WIB. Belajar dari pengalaman pahit musim lalu, pelatih asal Belanda ini berjanji akan menurunkan susunan pemain terkuat yang tersedia guna menghindari terulangnya tragedi tersebut
Publik Anfield tentu belum lupa dengan memori kelam Februari 2025. Saat itu, keputusan Slot untuk melakukan rotasi besar-besaran berujung bencana ketika Liverpool secara mengejutkan didepak oleh tim kasta bawah, Plymouth Argyle, dengan skor tipis 1-0. Kekalahan tersebut menjadi salah satu titik terendah dalam musim debutnya di Merseyside.
Tidak Ada Kompromi
Dalam konferensi pers jelang laga, Slot memberikan jaminan bahwa ia tidak akan mengulang kesalahan yang sama.
Mengingat Liverpool sudah tersingkir dari Carabao Cup musim ini, FA Cup kini menjadi prioritas utama sebagai jalur meraih trofi domestik.
"Saya jamin bahwa pada hari Senin Anda akan melihat semua pemain yang Anda lihat (pada hari Kamis melawan Arsenal), mungkin dengan beberapa pergantian pemain tetapi kemudian mereka akan berada di bangku cadangan. Jadi itu akan berbeda dari musim lalu melawan Plymouth," kata Slot.
Baca juga: Miskin Kreativitas, Slot Keluhkan Lini Depan Liverpool Usai Skor Kacamata di Emirates
"Musim lalu saya membuat keputusan bahwa beberapa pemain perlu istirahat di Piala FA karena Anda tidak dapat memainkan setiap pemain setiap saat. Tetapi jelas bahwa kita tidak lagi berada di Piala Liga. Piala FA selalu sangat penting bagi kami."
Kondisi Skuad: Antara Ambisi dan Cedera
Meski bertekad menurunkan kekuatan penuh, Slot tetap dihadapkan pada masalah klasik badai cedera.
Absen Panjang: Bek kanan Conor Bradley dipastikan menepi hingga akhir musim setelah mengalami cedera lutut serius.
Lini Serang: Alexander Isak masih dalam masa pemulihan pasca operasi, sementara kondisi Hugo Ekitike masih dipantau hingga menit terakhir akibat masalah hamstring.
Tugas Negara: Liverpool juga belum bisa diperkuat Mohamed Salah yang tengah berjuang bersama Mesir di Piala Afrika (AFCON).
Sebagai gantinya, nama-nama seperti Federico Chiesa dan Curtis Jones diperkirakan akan tampil sejak menit awal. Giorgi Mamardashvili juga diprediksi akan mengawal gawang The Reds, dilindungi oleh duet bek tengah berpengalaman, Virgil van Dijk atau Ibrahima Konate.
"Saya berbicara dengannya (Chiesa) dua hari yang lalu dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia bermain lebih banyak dalam beberapa minggu terakhir daripada sebelumnya di bawah kepemimpinan saya," tambah Slot.
"Tapi dia adalah salah satu pemain yang bisa tampil di pertandingan itu, pastinya. Tapi Hugo mungkin akan kembali, jadi mari kita lihat bagaimana kita akan memulai pertandingan itu. Dia adalah salah satu pilihan yang saya miliki."
Baca juga: Buntu di Emirates, Liverpool Tahan Imbang Arsenal Tanpa Gol
Bahaya Laten Barnsley
Barnsley mungkin saat ini tengah berjuang di peringkat 17 League One, namun sejarah mencatat klub asal Yorkshire ini punya DNA perusak pesta di Anfield. Pada tahun 2008, mereka pernah menyingkirkan Liverpool di stadion yang sama dengan skor 2-1.
“Barnsley, saya baru saja mendapat informasi, terakhir kali mereka bermain melawan kami, mereka mengalahkan kami. Itu terjadi pada tahun 2008 di stadion kami. Jadi kami menganggap mereka, seperti halnya kami menganggap Plymouth, sangat serius,” jelas Slot.
Bagi Slot, kemenangan atas Barnsley bukan sekadar tiket ke putaran keempat, melainkan pembuktian bahwa ia telah belajar dari kegagalan masa lalu. Dengan selisih 14 poin dari Arsenal di puncak klasemen liga, trofi FA Cup bisa menjadi penyelamat muka bagi musim domestik Liverpool di 2025/2026.