Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menegaskan bahwa Premier League menjadi prioritas utama timnya setelah tersingkir dari Carabao Cup 2026-27 akibat kekalahan melalui adu penalti melawan Liverpool. Alonso bahkan menyebut kompetisi tersebut sebagai turnamen yang paling tidak penting bagi Chelsea musim ini, seraya meminta para pemainnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan liga berikutnya.
Chelsea harus mengakhiri perjalanan mereka di babak keempat setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit di Anfield. Liverpool kemudian menang 6-5 melalui adu penalti setelah Wesley Fofana gagal menuntaskan eksekusi penentu milik The Blues. Hasil tersebut membuat Chelsea kehilangan kesempatan pertama untuk meraih trofi musim ini.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Alonso menilai Chelsea telah menunjukkan peningkatan dalam hal performa dan keberanian menghadapi lawan di kandangnya sendiri. Ia menganggap pertandingan berlangsung seimbang, dengan kedua tim tidak menciptakan terlalu banyak peluang bersih.
Alonso tidak berusaha menutupi kekecewaannya setelah Chelsea tersingkir, tetapi ia menegaskan bahwa hasil tersebut tidak akan mengubah fokus utama timnya.
“Ini merupakan kemunduran kecil di kompetisi ini. Ini mungkin kompetisi yang paling tidak penting bagi kami tahun ini, jadi kami harus segera melangkah maju,” ujar Alonso seusai pertandingan.
Baca juga: Carabao Cup: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti
Pelatih asal Spanyol itu kemudian menegaskan bahwa Premier League menjadi sasaran utama Chelsea musim ini. Ia ingin para pemainnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya daripada terus memikirkan kegagalan di Carabao Cup.
“Begitu meninggalkan Anfield, fokus kami adalah pertandingan pada Sabtu. Premier League adalah hal yang utama dan paling penting,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Alonso lebih memprioritaskan konsistensi Chelsea di liga daripada keberhasilan di kompetisi piala domestik ini. Namun, tersingkirnya Chelsea tetap menjadi kehilangan kesempatan meraih trofi, terutama karena pertandingan melawan Liverpool berlangsung ketat hingga adu penalti.
Alonso tetap memberikan penilaian positif terhadap penampilan timnya di Anfield. Menurutnya, Chelsea mampu bersaing dengan Liverpool dan menunjukkan peningkatan dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya.
“Saya harus mengatakan bahwa selama pertandingan kami bermain dengan level kompetitif yang sangat baik, itu adalah penampilan yang bagus. Saya akan mengatakan bahwa kami menunjukkan peningkatan. Itulah yang kami inginkan,” ucapnya.
Baca juga: CEO PFA Pasang Badan untuk Cole Palmer Soal Penarikan Diri dari Timnas Inggris
“Kami bermain dengan berani. Pertandingan benar-benar ketat; bisa saja berakhir dengan hasil apa pun. Tidak banyak peluang bagi kedua tim dan kami juga telah mencoba untuk mengatasi momen-momen sulit,”
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Chelsea unggul lebih dahulu melalui penalti Morgan Rogers pada menit ke-40 setelah Ryan Gravenberch melanggar Moises Caicedo di kotak terlarang. Namun, Liverpool menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat penalti Cody Gakpo, yang diberikan setelah Fofana melakukan handball.
Kedua tim tidak berhasil mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Dalam adu penalti, Liverpool akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Fofana mengirimkan tendangan terakhir Chelsea melewati mistar gawang.
Alonso juga menyoroti kemampuan para pemainnya mengatasi situasi sulit selama pertandingan, termasuk ketika Chelsea harus melakukan perubahan akibat cedera salah satu pemain. Ia menilai timnya telah memperlihatkan kualitas yang diperlukan untuk bersaing di stadion besar seperti Anfield.
Meski demikian, pelatih Chelsea tersebut menyadari bahwa hasil akhir tetap mengecewakan. Ia ingin timnya mengambil pelajaran dari pertandingan itu tanpa kehilangan kepercayaan diri terhadap perkembangan yang telah dicapai.
Chelsea kini harus segera mempersiapkan diri menghadapi Manchester United di Premier League pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Alonso dan anak asuhnya untuk membuktikan bahwa tersingkirnya mereka dari Carabao Cup tidak akan mengganggu konsistensi di liga.