Manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengirimkan pesan peringatan keras kepada bintang Real Madrid, Jude Bellingham. Tuchel menegaskan bahwa posisi Bellingham di starting XI The Three Lions sama sekali tidak digaransi pada Piala Dunia 2026, karena ia memiliki setidaknya "14 atau 15 pemain starter potensial" di dalam skuadnya.  

Pernyataan tegas ini muncul di tengah persiapan intensif Inggris di Florida menjelang turnamen. Bagi Bellingham, yang merupakan pilar tak tergantikan pada turnamen-turnamen sebelumnya, penegasan Tuchel ini menjadi realitas baru yang sangat kompetitif di bawah rezim kepelatihan yang baru.  

Persaingan Sengit di Posisi Nomor 10

Di bawah asuhan Tuchel yang mengambil alih kemudi sejak Januari 2025, peta persaingan di lini depan dan tengah Inggris memang bergeser secara signifikan. Masalah cedera membuat Bellingham hanya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan selama babak kualifikasi.  

Di sisi lain, gelandang Aston Villa, Morgan Rogers, justru melejit dengan tampil di seluruh delapan laga kualifikasi Inggris dan terlibat dalam 12 dari 13 laga di bawah Tuchel. Konsistensi Rogers inilah yang memicu dilema taktis di posisi gelandang serang, sekaligus melahirkan peringatan terbuka dari Tuchel kepada Bellingham.  

Baca juga: Bukan Bellingham, Tuchel Tunjuk Rice Jadi Wakil Kapten Inggris di Piala Dunia 2026

"Ya, dia harus berjuang," ujar Tuchel ketika ditanya apakah Bellingham menghadapi persaingan ketat untuk masuk starting XI. "Dia tahu bahwa dia adalah salah satu starter, tetapi kami memiliki 14 atau 15 starter potensial. Peran ini selalu bisa berubah, tetapi saat ini saya pikir ada 14 atau 15 starter sejati, dan Jude adalah salah satu dari mereka."  

Kembali Bugar di Waktu yang Tepat

Meskipun memberikan peringatan, Tuchel tidak menutup mata terhadap kualitas magis pemain berusia 22 tahun tersebut. Dalam laga uji coba pemanasan melawan Selandia Baru di Tampa yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Inggris, Bellingham masuk dari bangku cadangan di babak kedua dan bahkan sempat menyandang ban kapten.  

Tuchel memuji energi dan rasa lapar yang ditunjukkan Bellingham pasca-sembuh dari cedera yang sempat mengganggu fase akhir musim domestiknya di Spanyol.  

"Dia terlihat sangat bagus dalam latihan," tambah Tuchel. "Saya pikir saat ini dia berada di posisi yang sangat ideal karena dia sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan memiliki rasa lapar yang besar untuk kembali ke lapangan. Dia segar, ingin bermain, dan berada dalam bentuk terbaiknya."

Baca juga: Kane Bidik Ballon d'Or: Kejayaan Bersama Inggris di Piala Dunia Jadi Kunci Utama

Menatap Ujian Pertama di Texas

Lini tengah Inggris yang melimpah, ditopang oleh jangkar taktis seperti Declan Rice, memberikan Tuchel kemewahan opsi yang jarang dimiliki pelatih Inggris sebelumnya. Namun, hal ini juga berarti bahwa reputasi besar di level klub tidak lagi menjamin menit bermain otomatis di panggung dunia.  

Inggris tergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad super mewah milik Tuchel ini akan langsung tersaji pada 18 Juni mendatang, saat mereka menantang Kroasia di Arlington, Texas. Apakah Bellingham mampu mengamankan satu tempat utama dari "14 atau 15 starter" versi Tuchel, kini sepenuhnya bergantung pada pembuktiannya di lapangan latihan.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!