Pelatih tim nasional Turki, Vincenzo Montella, memberikan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya dengan menyebut mereka sebagai "laki-laki sejati" menjelang laga krusial final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Kosovo malam ini. Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, pelatih asal Italia tersebut menekankan bahwa integritas dan karakter kuat para pemainnya menjadi modal utama untuk mengakhiri penantian 24 tahun publik Turki.

Turki kini hanya terpaut 90 menit dari tiket menuju Amerika Utara setelah kemenangan tipis 1-0 atas Rumania di semifinal pekan lalu. Gol tunggal Ferdi Kadioglu hasil umpan jenius Arda Guler menjadi bukti kematangan tim yang telah direvitalisasi oleh Montella sejak ia mengambil alih kepemimpinan pada 2023.

Turki Bertarung untuk Jutaan Rakyat

Montella mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi skuat berjuluk Ay-Yildizlilar. Menurutnya, para pemain telah menunjukkan loyalitas luar biasa kepadanya sejak hari pertama ia menjabat di periode yang sulit bagi sepak bola Turki.

Baca juga: Montella Kunjungi Markas Juve, Sebut Kenan Yildiz Mirip Del Piero

"Kata-kata ini sangat penting bagi saya dan datang langsung dari hati: para pesepak bola kami adalah laki-laki sejati," ujar mantan penyerang AS Roma tersebut. 

“Saya turun tangan di saat tim ini berada dalam periode yang sangat menantang. Para pemain saya tidak hanya bermain untuk saya; mereka mendukung saya. Mereka telah membuktikan diri sebagai kelompok yang benar-benar pantang menyerah.

"Mereka tahu bahwa yang tertulis di punggung mereka bukan hanya nama pribadi, melainkan nama jutaan rakyat Turki dan anak-anak yang bermimpi melihat negaranya kembali di panggung dunia."

Montella juga menyadari beban sejarah yang dipikul timnya, mengingat Turki belum pernah lagi mencicipi atmosfer Piala Dunia sejak meraih medali perunggu di edisi 2002. 

"Semua orang merasakan tekanan. Ini adalah final. Kami belum pernah main di PIala Dunia selama 24 tahun, tetapi sebagian besar pemain kami bahkan belum lahir saat itu," kata pria berusia 51 tahun itu.

"Jika kami tidak bisa lolos selama 24 tahun, itu bukan salah mereka. Kali ini kami ingin lolos, kami akan melakukan yang terbaik untuk negara kami."

Baca juga: Meski Ditahan Imbang Turki 2-2, Spanyol Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026

Kosovo Jadi Beri Ancaman

Meski Turki diunggulkan, mereka harus waspada terhadap Kosovo yang tampil luar biasa sepanjang babak kualifikasi. 

Skuat asuhan Franco Foda tersebut baru saja menyingkirkan Slowakia dalam laga dramatis yang berakhir 4-3. 

Dengan dukungan penuh publik Pristina, tim berjuluk The Dardanians ini berambisi mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak berafiliasi dengan FIFA.

Turki dipastikan bisa menurunkan kapten Hakan Calhanoglu yang telah pulih dari cedera otot ringan. Selain itu, bintang muda Real Madrid, Arda Guler, diprediksi akan kembali menjadi otak serangan untuk membongkar pertahanan Kosovo yang dikenal fisik dan disiplin.

"Hanya tersisa satu pertandingan lagi untuk mencapai Piala Dunia. Ini bukan soal kualitas; siapa pun yang bermain dengan lebih banyak semangat akan menang. Kami menyadari itu dan kami siap," ujar Calhanoglu. 

"Saya ingat pertandingan pertama kami melawan Kosovo, saya ada di sana. Mereka sangat kuat dan memiliki pemain-pemain bagus."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!