Mimpi Piala Dunia Berakhir, Gnabry Dipastikan Absen Karena Cedera
Harapan Jerman untuk tampil dengan kekuatan penuh di Piala Dunia 2026 mendapat pukulan telak. Pemain depan Bayern Munich, Serge Gnabry, secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya akan absen di turnamen akbar yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tersebut akibat cedera robek otot adduktor yang dideritanya saat sesi latihan.
Melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya pada Rabu, pemain berusia 30 tahun tersebut mengungkapkan rasa hancurnya setelah diagnosis medis memastikan masa pemulihannya akan memakan waktu lebih lama dari sisa waktu menuju sepak mula di bulan Juni.
Mimpi Piala Dunia Berakhir
Gnabry mengalami cedera tersebut saat menjalani sesi latihan terakhir Bayern Munich menjelang laga melawan VfB Stuttgart akhir pekan lalu.
Kabarnya, cedera itu terjadi saat ia sedang berlatih tendangan penalti. Pemeriksaan medis oleh departemen medis Bayern mengonfirmasi adanya avulsi tendon adduktor kanan.
Baca juga: Soal Comeback ke Timnas Jerman, Neuer: Saya Fokus dengan Bayern
"Beberapa hari terakhir ini sulit untuk dicerna. Musim FC Bayern yang masih menyimpan banyak hal untuk diperjuangkan setelah mengamankan gelar Bundesliga lainnya pada akhir pekan," tulis Gnabry.
"Adapun mimpi Piala Dunia bersama tim DFB. Sayangnya itu sudah berakhir untuk saya. Seperti seluruh negeri, saya akan mendukung tim dari rumah. Sekarang saatnya untuk fokus pada pemulihan dan kembali untuk pramusim. Terima kasih atas semua pesannya."
Pukulan Telak bagi Nagelsmann
Kehilangan Gnabry merupakan kerugian besar bagi pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann. Gnabry telah menjadi bagian integral dari skema penyerangan Jerman bersama nama-nama seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Kai Havertz.
Dengan catatan 26 gol dalam 59 penampilan internasional, pengalamannya sangat dibutuhkan untuk membawa p kembali ke jalur kejayaan di panggung dunia.
Nagelsmann menyatakan rasa simpatinya yang mendalam segera setelah berita tersebut tersebar. “Saya sangat prihatin untuk Serge. Ini adalah berita yang sangat pahit di akhir musim, dengan begitu banyak pertandingan besar dan penting yang akan datang,” ujarnya.
“Kami telah berkomunikasi tadi malam dan saya mengatakan kepadanya bahwa kami semua di tim nasional juga mendukungnya. Kami semua akan mendukungnya dengan sebaik mungkin agar dia bisa kembali ke lapangan secepat mungkin. Semoga cepat sembuh, Serge.”
Baca juga: Usai Absen Panjang, Kompany Yakin Level Baru Musiala
Di sisi lain, Bayern yang telah memastikan gelar liga pekan lalu, sedang mengejar treble usai memastikan tempat di final DFB-Pokal dan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Paris Saint Germain pada 29 April.
Nasib Sial yang Berulang
Bagi Gnabry, ini adalah kali ketiga ia harus melewatkan turnamen besar karena cedera, setelah sebelumnya terpaksa absen di Piala Dunia 2018 dan Euro 2024. Tetapi merupakan bagian dari skuad Jerman untuk Euro 2020 dan Piala Dunia 2022.
Ketidakhadirannya diprediksi akan membuka pintu bagi pemain lain seperti Leroy Sané atau talenta muda sensasional Lennart Karl untuk mengambil peran lebih besar di skuat Die Mannschaft.
Jerman sendiri dijadwalkan akan memulai pertandingan di Grup E mereka melawan Curaçao pada 15 Juni mendatang, diikuti laga melawan Pantai Gading dan Ekuador. Tanpa Gnabry, Nagelsmann kini harus memutar otak untuk meracik ulang lini serangnya demi ambisi merengkuh trofi emas kelima bagi Jerman.