Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malagò, mengonfirmasi bahwa pihaknya siap melanggar struktur gaji standar federasi demi melobi eks manajer Manchester City, Pep Guardiola, untuk membesut tim nasional Italia. Kendati demikian, Malagò memberikan peringatan bahwa belum ada jaminan kesepakatan bakal terwujud mengingat proses diskusi dengan kandidat lain masih terus berjalan.  

Pernyataan ini mencuat setelah delegasi tingkat tinggi FIGC, yang dipimpin langsung oleh direktur teknis Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo, terbang ke Barcelona untuk menggelar pembicaraan awal dengan taktikawan asal Katalunya berusia 55 tahun tersebut.  

"Ada aspek finansial yang harus dipertimbangkan, dan tak perlu dikatakan lagi bahwa kami harus mengertakkan gigi untuk hal ini," ungkap Malagò saat diwawancarai La Gazzetta dello Sport dan Cronache di Spogliatoio. "Namun, pengecualian tertentu bisa saja dibuat. Nama yang memicu kehebohan besar saat ini, Pep Guardiola, masuk dalam kategori pengecualian tersebut."  

Membuka Jalan bagi Pelatih Terbaik Dunia

Guardiola, yang memutuskan mundur dari kursi kepelatihan Manchester City pada akhir musim lalu, saat ini sedang menikmati masa rehat dari kancah klub. 

Baca juga: FIGC Temui Pep Guardiola untuk Latih Timnas Italia

Walaupun besaran pendapatannya di Etihad Stadium jauh melampaui standar anggaran federasi sepak bola mana pun, Malagò menegaskan bahwa FIGC bertekad untuk terus menjaga saluran komunikasi tetap terbuka.  

"Tidak perlu menjelaskan alasan gamblang mengapa Guardiola harus menjadi sebuah pengecualian, tetapi hal itu bukan jaminan bahwa kontrak ini pasti akan disepakati," jelas Malagò. "Saya pikir adalah hal yang tepat dan penting untuk membuka dialog dan menjaganya tetap hidup."  

Pilihan Alternatif

Meski godaan untuk merekrut pelatih pemenang tiga gelar Liga Champions itu sangat besar, ketua FIGC menekankan bahwa proses pencarian juru taktik baru Gli Azzurri tidak berfokus pada satu nama saja. 

Menyusul kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026, federasi sedang mengevaluasi berbagai profil pelatih untuk memimpin proyek regenerasi menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.  

Baca juga: Conte Tegaskan Belum Ada Kontak dari FIGC Terkait Kursi Kepelatihan Italia

Nama-nama seperti Andrea Pirlo hingga mantan nakhoda Azzurri Roberto Mancini dilaporkan tetap masuk dalam radar pertimbangan federasi.  

"Ini sama sekali bukan bentuk kurangnya rasa hormat atau pertimbangan terhadap kandidat lain, karena diskusi mengenai nama-nama lain sudah dimulai," tambah Malagò. “Dan seseorang dapat memilih orang yang mungkin memiliki pandangan yang lebih baru, jadi ini adalah masalah yang sangat subjektif.”

Ketika didesak pilihan FIGC meninggalkan tiga nama di atas, Malago menegaskan, “Tentu tidak, kami sedang memikirkan profil tertentu, dan nama-nama ini jelas termasuk dalam kategori tersebut.”

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!