Jerman mengamankan tiket mereka ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 dengan menghancurkan rival Grup A mereka, Slovakia, 6-0 di Red Bull Arena pada Selasa (18/11) dini hari WIB. 

Penampilan ini adalah peragaan kualitas menyerang yang tanpa henti dari tim asuhan Julian Nagelsmann. Kemenangan dominan ini tidak hanya memastikan Jerman sebagai juara grup, tetapi juga menjadi pernyataan niat yang tegas dari skuad yang telah direvitalisasi.

Pertandingan penentuan untuk satu tempat kualifikasi otomatis, secara efektif berakhir pada babak pertama, berkat empat gol cepat yang membuat pertahanan Slovakia hancur dan membuat para pendukung tuan rumah bersorak kegirangan.

Badai Gol Babak Pertama Segel Kemenangan

Tuan rumah, yang hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan kualifikasi, tidak membuang waktu untuk menegaskan dominasi mereka. Gol pembuka tercipta pada menit ke-18 ketika Nick Woltemade yang sedang on fire melompat tanpa kawalan untuk menyundul umpan silang akurat dari kapten Joshua Kimmich. Woltemade, yang memanfaatkan peluangnya di lini serang, kini telah mencetak empat gol dalam tiga penampilan internasional terakhirnya.

Baca juga: Jonathan Tah Bicara Soal Bintang Muda Tolak Bela Timnas Jerman

Pintu gol terbuka lebih lebar tak lama kemudian. Serge Gnabry menggandakan keunggulan pada menit ke-29, menyelesaikan pergerakan tim yang indah dan lancar yang menunjukkan umpan dan pergerakan tajam Jerman.

Namun, arsitek sebenarnya dari pembantaian babak pertama adalah duo dinamis Florian Wirtz dan Leroy Sané. Wirtz, sang pengatur serangan utama, pertama-tama membelah lini belakang Slovakia dengan umpan tajam pada menit ke-36, memungkinkan Sané menguasai bola dan melepaskan tembakan melengkung yang tenang melewati kiper Martin Dúbravka untuk gol ketiga. 

Hanya lima menit kemudian, dengan Wirtz memberikan assist sempurna bagi Sané untuk mencetak gol keduanya (brace), mengakhiri 45 menit yang benar-benar spektakuler.

Pemain Pengganti Bersinar dan Gol Debut

Slovakia, yang sempat mengejutkan Jerman 2-0 pada pertandingan sebelumnya di babak kualifikasi ini, hanya menawarkan sedikit perlawanan setelah jeda, kesulitan menandingi tekanan tanpa henti dan superioritas teknis lawan mereka.

Dominasi Jerman berlanjut, bahkan ketika Nagelsmann memperkenalkan pemain pengganti. Ridle Baku menambahkan gol kelima pada menit ke-67, melepaskan tembakan keras setelah serangkaian kombinasi cepat untuk semakin menjatuhkan mental tim tamu.

Momen terakhir, dan mungkin yang paling mengharukan, malam itu datang pada menit ke-79. Gelandang remaja Assan Ouédraogo, yang melakukan debut internasional seniornya, menutup pesta gol setelah umpan cantik dari Sané. 

Pada usia 19 tahun, gol tersebut menjadikannya pemain termuda kedua yang pernah mencetak gol untuk tim nasional Jerman di babak kualifikasi Piala Dunia, sekaligus menutup malam yang tak terlupakan di Leipzig.

Baca juga: David Raum Senang Jadi Perekat Para Bintang di Timnas Jerman

Grup A Selesai: Jerman di Puncak, Slovakia ke Play-off

Pembantaian 6-0 ini mengukuhkan Jerman sebagai juara Grup A dengan 15 poin, mengakhiri kualifikasi yang bergejolak dengan catatan tertinggi dan memulihkan kepercayaan diri setelah tersingkir lebih awal di Piala Dunia berturut-turut.

Bagi Slovakia, kekalahan itu berarti mereka finis kedua dengan 12 poin, tiga poin di belakang Jerman, dan kini harus menghadapi babak play-off Eropa yang berbahaya pada bulan Maret untuk mendapatkan kesempatan mencapai putaran final.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!