Viktor Gyökeres muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-88, membawa Swedia menang dramatis 3-2 atas Polandia di final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hasil ini tidak hanya memastikan kembalinya Blågult ke panggung dunia setelah absen delapan tahun, tetapi juga memperpanjang catatan kelam Polandia yang kini telah genap 96 tahun tanpa kemenangan di tanah Swedia. Bagi Robert Lewandowski yang kini berusia 37 tahun, kekalahan ini kemungkinan besar menandai akhir yang pahit dari karier internasionalnya di ajang Piala Dunia.

Saling Balas di Strawberry Arena

Pasukan Graham Potter memulai laga dengan intensitas tinggi dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-20. 

Anthony Elanga melepaskan tembakan keras kaki kiri yang membentur bagian bawah mistar gawang sebelum memantul masuk, memanfaatkan umpan tumit cerdas dari Yasin Ayari.

Baca juga: Hattrick Gyökeres Hancurkan Ukraina 3-1, Hadapi Polandia di Final Playoff Piala Dunia

Namun, Polandia tidak tinggal diam. Nicola Zalewski menyamakan kedudukan pada menit ke-33 lewat tendangan melengkung yang gagal dihalau sempurna oleh Kristoffer Nordfeldt. 

Swedia sempat mengembalikan keunggulan tepat sebelum turun minum melalui sundulan Gustaf Lagerbielke yang memanfaatkan tendangan bebas Benjamin Nygren, membuat skor menjadi 2-1 di babak pertama.

Kegigihan Polandia dan Gol Penentu Gyokeres

Memasuki babak kedua, Polandia kembali memukul balik. Karol Swiderski menuntaskan umpan silang Matty Cash pada menit ke-55 untuk membuat skor kembali imbang 2-2. 

Saat laga seolah-olah akan berlanjut ke babak tambahan, momen yang dinanti publik tuan rumah akhirnya tiba. 

Berawal dari kemelut di depan gawang hasil penyelamatan Kamil Grabara terhadap tembakan Lucas Bergvall, bola liar jatuh ke kaki Viktor Gyökeres. Penyerang Arsenal tersebut dengan dingin menyontek bola masuk ke gawang pada menit ke-88, memicu ledakan kegembiraan di seluruh stadion.

Baca juga: Graham Potter Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Swedia hingga 2030

Kutukan Satu Abad yang Belum Sirna

Kekalahan ini memastikan bahwa Polandia belum pernah lagi menang di Swedia sejak kemenangan persahabatan 3-0 di Stockholm pada tahun 1930. 

Bagi Graham Potter, keberhasilan ini adalah pembuktian instan setelah hanya beberapa bulan menjabat sebagai pelatih kepala, mengubah tim yang sempat terpuruk di babak kualifikasi menjadi kontestan resmi di Amerika Utara musim panas mendatang.

Swedia kini akan bergabung di Grup F Piala Dunia 2026 bersama Belanda, Jepang, dan Tunisia. Dengan komposisi pemain berbakat seperti Gyökeres, Elanga, dan Bergvall, serta ditambah Alexander Isak dan Dejan Kulusevski yang absen, Swedia diprediksi akan menjadi tim kuda hitam yang patut diwaspadai di turnamen nanti.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!