Jika Ronald Koeman menginginkan laga uji coba yang nyaman dan mampu mendongkrak kepercayaan diri tim sebelum kick-off Piala Dunia 2026 pekan ini, ia harus meninggalkan Stadion Icahn dengan raut wajah kecewa. Alih-alih tampil dominan, Belanda terpaksa mengandalkan ketenangan Cody Gakpo, yang eksekusi penaltinya pada menit ke-97 menyelamatkan sepuluh pemain Oranje dari hasil imbang memalukan melawan tim debutan Piala Dunia, Uzbekistan.

Skor akhir 2-1 memang mengamankan kemenangan, namun jalannya pertandingan menceritakan kisah yang jauh dari kata mulus. Laga yang awalnya diproyeksikan sebagai ajang pemanasan taktis justru berubah menjadi duel penuh drama yang menguras saraf di bawah sengatan cuaca panas New York.

Kebuntuan De Oranje dan Gol Pembuka

Setelah menelan kekalahan mengecewakan dari Aljazair di laga uji coba sebelumnya, Koeman menurunkan starter yang kuat. Ia kembali memberikan kesempatan kepada penyerang sayap West Ham, Crysencio Summerville, di sisi kanan, tepat di depan Denzel Dumfries yang kembali merumput. Niat taktisnya sangat jelas: mengeksploitasi lebar lapangan dan membongkar pertahanan gerendel 3-4-2-1 yang diterapkan oleh pelatih Uzbekistan yang juga legenda Italia, Fabio Cannavaro.

Pada menit-menit awal, gol pembuka bagi Belanda tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Namun, penyakit lama berupa penyelesaian akhir yang buruk kembali menghantui Oranje. Summerville menyia-nyiakan peluang emas dalam situasi satu-lawan-satu akibat kontrol bola yang terlalu deras, sementara sundulan Tijjani Reijnders melambung jauh di atas mistar. Namun, kegagalan paling fatal datang dari Donyell Malen. Mendapat umpan matang dari Gakpo di depan gawang yang sudah kosong, penyerang Borussia Dortmund itu entah bagaimana malah menyontek bola melebar dari tiang gawang Utkir Yusupov.

Baca juga: Koeman Kecam Performa Belanda Usai Dipermalukan Aljazair

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit k e-31. Kelincahan Summerville memaksa Jakhongir Uruzov melakukan pelanggaran keras di dalam kotak terlarang. Cody Gakpo yang maju sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri bawah, tak mampu dihalau oleh ujung jari Yusupov.

Kartu Merah Guus Til dan Petaka Menit Akhir

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan menurun seiring keputusan kedua pelatih untuk melakukan rotasi demi menjaga kebugaran pemain menjelang turnamen. Ritme permainan Belanda semakin terganggu ketika penjaga gawang Bart Verbruggen harus ditarik keluar dan digantikan oleh Mark Flekken menyusul cedera ringan.

Uzbekistan, yang enggan hanya menjadi tim penggembira di laga pemanasan terakhir mereka, perlahan mulai keluar menyerang. Skuad asuhan Cannavaro tampil sangat disiplin, mematikan kreativitas lini tengah Belanda, dan sabar menunggu momentum. Momen yang mereka cari akhirnya tiba di menit ke-86 ketika pemain pengganti Belanda, Guus Til, diganjar kartu merah langsung akibat handball. Bermain dengan sepuluh orang memaksa Belanda berjuang keras mempertahankan keunggulan di sisa laga.

Kedisiplinan taktis yang sempat dipuji Koeman sebelum laga runtuh seketika saat Belanda kehilangan satu pemain. Uzbekistan mencium darah segar, dan sang debutan Piala Dunia tampil tanpa beban layaknya tim yang tidak punya apa pun untuk dikorbankan.

Baca juga: Gol Menit Akhir Bawa Aljazair Permalukan Belanda di Rumah Sendiri

Pada menit ke-91, petaka yang dikhawatirkan itu benar-benar terjadi. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Uzbekistan melancarkan serangan. Bola berhasil dikuasai oleh pemain pengganti, Igor Sergeev, yang dengan dingin menaklukkan Flekken. Gol tersebut memicu selebrasi liar dari para pendukung Uzbekistan di tribun penonton. Skor berubah menjadi 1-1, dan hasil imbang yang mengejutkan tampaknya sudah di depan mata.

Gakpo Jadi Juru Selamat di Masa Injury Time

Namun, pertandingan sepak bola belum berakhir sebelum peluit panjang berbunyi. Memasuki menit ketujuh masa injury time, Belanda mengerahkan seluruh pemain yang tersisa untuk menggempur pertahanan lawan demi memburu gol kemenangan. Sebuah tekel ceroboh di dalam kotak penalti Uzbekistan membuat wasit tidak punya pilihan selain menunjuk titik putih untuk kedua kalinya.

Memukul beban harapan seluruh pendukung De Oranje, Cody Gakpo kembali membuktikan mengapa ia adalah sosok andalan untuk momen-momen krusial. Maju pada menit ke-97, ia melepaskan sepakan keras yang merobek jala gawang lawan tanpa bisa diantisipasi, sekaligus mengunci kemenangan dramatis 2-1.

Meski kemenangan ini berhasil menghentikan tren negatif menyusul penurunan performa mereka baru-baru ini, Koeman memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum Belanda membuka kampanye Piala Dunia mereka melawan Jepang pada 15 Juni mendatang. Di kubu lawan, terlepas dari kekalahan menyakitkan di detik-detik terakhir, Cannavaro patut bangga dengan performa anak asuhnya yang membuktikan bahwa Uzbekistan bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata saat melakoni debut turnamen melawan Kolombia nanti.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!