Skuad asuhan Roberto Martínez, Portugal, sukses menutup rangkaian persiapan mereka menjelang Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis 2-1 atas Nigeria di Estádio Dr. Magalhães Pessoa. Pemain pengganti, Francisco Conceição, keluar sebagai pahlawan setelah masuk dari bangku cadangan untuk mematahkan catatan gemilang milik tim tamu, sekaligus memastikan Seleção terbang dengan modal kemenangan yang krusial.

Dengan turnamen akbar yang tinggal menghitung hari, Martínez memanfaatkan laga ini untuk melakukan eksperimen taktis dan merotasi kerangka timnya di kedua babak. Meskipun malam itu berjalan cukup membuat frustrasi bagi sang kapten Cristiano Ronaldo, yang sempat menyia-nyiakan peluang emas di awal laga sebelum akhirnya ditarik keluar, Portugal mampu membuktikan kedalaman skuad yang membuat mereka layak menyandang status sebagai salah satu tim favorit juara.

Dominasi Awal dan Gol Pembuka Neto

Portugal langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dengan dominasi penguasaan bola khas mereka untuk membongkar pertahanan rapat Nigeria. Sorotan utama di awal laga tertuju pada Pedro Neto yang tampil sangat merepotkan pertahanan lawan dari sektor sayap kiri.

Baca juga: Ronaldo Masuk Skuad Piala Dunia, Portugal Beri Penghormatan untuk Jota

Gol pembuka yang dinanti publik tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-22 melalui skema kerja sama apik antar-bek sayap. Diogo Dalot merangsek maju ke sisi kiri sebelum melepaskan umpan akurat ke ruang kosong. Neto yang membaca pergerakan tersebut dengan cerdas langsung mengontrol bola dan melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang bersarang rendah di sudut gawang Maduka Okoye.

Sengatan Balik dari Super Eagles

Meski gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia kali ini, Nigeria membuktikan mengapa mereka menjadi tim dengan performa gemilang. Nigeria sebenarnya telah memenangkan sembilan dari 12 pertandingan terakhir mereka. Di bawah tekanan hebat, tim berjuluk Super Eagles ini mengandalkan transisi vertikal yang cepat untuk mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Portugal.

Strategi serangan balik cepat Nigeria membuahkan hasil pada menit ke-37 setelah Moses Simon berhasil merebut bola di lini tengah. Fisayo Dele-Bashiru kemudian memimpin serangan balik kilat dan menyodorkan umpan matang kepada Akor Adams di area kotak penalti. Dengan satu gerakan memutar yang mengecoh Rúben Dias, Adams melepaskan sepakan keras kaki kiri yang melewati penjagaan Diogo Costa untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Gol Penentu Conceição

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan menjadi panggung pembuktian bagi kedalaman materi pemain Portugal. Martínez melakukan perombakan massal dengan memasukkan nama-nama besar seperti João Cancelo, Bernardo Silva, Rúben Neves, hingga Francisco Conceição.

Baca juga: Lolos dari Skorsing Kartu Merah, Ronaldo Bisa Main di Piala Dunia 2026

Perubahan taktis ini langsung mengembalikan kendali permainan sepenuhnya ke tangan tuan rumah. Cancelo memberikan ancaman konstan lewat umpan silang dari sisi kanan, sementara João Félix menyuntikkan kreativitas di lini depan dan sempat membuat peluang emas yang membentur tiang gawang.

Gelombang serangan Portugal akhirnya meruntuhkan pertahanan kokoh Nigeria pada menit ke-74. Setelah menerima umpan dari Cancelo, Conceição melakukan cut-inside dan melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kirinya yang mengubah papan skor menjadi 2-1.

Dengan hasil ini, Portugal akan segera bertolak menuju markas latihan mereka di Palm Beach, Florida, dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengemas dua kemenangan beruntun 2-1 atas Cile dan Nigeria dalam laga uji coba. Seleção dijadwalkan akan memulai perjuangan mereka di babak fase grup Piala Dunia melawan DR Kongo pada 18 Juni mendatang.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!