Jagat sepak bola Jerman dikejutkan dengan kabar emosional dari Signal Iduna Park. Bek tengah Borussia Dortmund dan mantan pilar timnas Jerman, Niklas Süle, secara resmi mengumumkan akan gantung sepatu dari sepak bola profesional pada akhir musim 2025-26 ini.

Pengumuman yang disampaikan pada Kamis malam tersebut tergolong mengejutkan mengingat usianya yang baru menginjak 30 tahun, usia yang biasanya dianggap sebagai masa keemasan bagi seorang bek tengah.

Ketakutan di Balik Cedera

Berbicara dalam podcast "Spielmacher", Süle mengungkapkan bahwa keputusan sulit ini dipicu oleh insiden cedera lutut saat melawan mantan klubnya, TSG Hoffenheim, pada pertengahan April lalu. 

Baca juga: Bungkam Dortmund, Gol Telat Tabakovic Pastikan Gladbach Bertahan di Bundesliga

Meski hasil MRI menunjukkan kabar baik bahwa ligamen krusiatum (ACL)-nya tidak robek untuk ketiga kalinya, ketakutan saat berada di ruang ganti menjadi titik balik baginya.

“Saya ingin mengumumkan bahwa saya akan mengakhiri karier saya musim panas ini,” kata Süle.

“Apa yang saya rasakan ketika dokter tim kami melakukan laci di ruang ganti di Hoffenheim, melihat fisioterapis dan menggelengkan kepalanya, dan fisioterapis juga melakukannya dan tidak merasakan hambatan apa pun – saya pergi ke kamar mandi dan menangis selama sepuluh menit. Pada saat itu, saya benar-benar berpikir: ‘Ini robek’.”

Süle menambahkan bahwa ia tidak bisa membayangkan harus melalui proses rehabilitasi panjang untuk ketiga kalinya. Ia kini lebih memilih untuk menikmati hidup dalam kondisi sehat bersama anak-anaknya. 

“Ketika saya menjalani MRI keesokan harinya dan menerima kabar baik (bahwa itu bukan cedera ACL), saya langsung yakin bahwa semuanya sudah berakhir,” tambahnya. 

“Saya tidak bisa membayangkan hal yang lebih buruk daripada menantikan kehidupan – menjadi mandiri, pergi berlibur, menghabiskan waktu bersama anak-anak saya – hanya untuk kemudian harus menerima kenyataan bahwa saya mengalami robekan ligamen krusiatum ketiga kalinya.”

Akhir dari Karier Bergelimang Gelar

Süle akan mengakhiri kontraknya bersama Die Schwarzgelben yang habis pada 30 Juni 2026. Sejak bergabung dari Bayern Munich pada 2022, ia telah menjadi sosok penting di lini pertahanan Dortmund, mencatatkan lebih dari 100 penampilan bagi klub.

Kariernya merupakan salah satu yang paling mentereng di sepak bola modern Jerman:

5 Gelar Bundesliga (bersama Bayern Munich)

1 Gelar UEFA Champions League (2020)

2 Gelar DFB-Pokal

49 Caps untuk Timnas Jerman

Baca juga: Menang Telak 4-0 atas Freiburg, Dortmund Segel Tiket Liga Champions

Meskipun sering dikritik terkait masalah kebugaran dan berat badan sepanjang kariernya, tidak ada yang bisa meragukan talenta teknis dan kecepatan luar biasa yang dimiliki pemain bertubuh raksasa ini.

Penghormatan Terakhir

Pertandingan kandang terakhir musim ini melawan Eintracht Frankfurt diprediksi akan menjadi momen emosional bagi para pendukung BVB untuk melepas salah satu bek domestik paling berbakat di generasinya. 

“Saat saya mengingat kembali empat tahun saya di Dortmund, ada begitu banyak momen yang sangat saya nikmati,” ucapnya. 

“Candaan di ruang ganti, stadion – kita berbicara tentang 80.000 orang di sini. Para penggemar selalu menyambut saya dengan hangat. Saya akan sangat merindukan waktu itu. Betapa nyamannya saya merasa di sini.”

“Pada hari pertama saya, saya memperhatikan seperti apa orang-orang di Dortmund: terbuka, ramah, jujur. Saya merasakan koneksi yang sangat kuat dengan hal itu. Anak-anak saya bersekolah di sini. Sangat sulit bagi kami untuk pergi.”

Bagi Süle, peluit panjang di akhir musim nanti bukan hanya tanda berakhirnya sebuah pertandingan, melainkan penutup dari sebuah babak besar dalam hidupnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!