Max Verstappen bertekad meraih kemenangan pertamanya di Grand Prix Singapura, tetapi menyadari bahwa persaingan ketat di Formula 1 membuat hasil balapan sulit diprediksi. Pembalap Red Bull tersebut datang ke Marina Bay dengan kepercayaan diri meningkat setelah memenangkan Grand Prix Bahrain yang digelar di Malaysia pada akhir pekan sebelumnya.

Verstappen mengalahkan pembalap Mercedes Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton dari Ferrari untuk meraih kemenangan pertamanya musim ini. Hasil tersebut menjadi dorongan penting bagi Red Bull setelah mengalami awal musim yang sulit, sekaligus menandai kemenangan perdana bagi Red Bull Ford Powertrains.

Namun, Verstappen menegaskan bahwa hasil positif di Malaysia tidak otomatis membuat Red Bull menjadi favorit di Singapura.

“Kami pasti akan mencoba. Balapan di sirkuit jalan raya selalu rumit karena banyak hal harus berjalan sesuai rencana,” ujar Verstappen, dikutip dari laman resmi Formula 1.

Verstappen Waspadai Karakter Marina Bay

Grand Prix Singapura menjadi salah satu tantangan yang belum berhasil ditaklukkan Verstappen. Meski pernah meraih sejumlah kemenangan di berbagai sirkuit jalan raya, ia belum pernah finis terdepan di Marina Bay. Hasil terbaiknya adalah tiga kali finis kedua, yakni pada 2018, 2024, dan 2025.

Baca juga: Verstappen Bangga Usai Raih Kemenangan Perdana di Musim 2026

Menurut Verstappen, karakter sirkuit Singapura memiliki tantangan tersendiri dan tidak bisa disamakan dengan Baku maupun Monako. Kondisi tersebut membuat performa mobil dan kemampuan tim menyesuaikan pengaturan menjadi faktor penting.

Ia juga mengakui bahwa mobil Red Bull sebelumnya tidak selalu tampil optimal di Marina Bay. Karena itu, tim perlu memastikan peningkatan performa yang diperlihatkan di Malaysia dapat diterapkan dalam kondisi yang berbeda.

“Kami belum pernah menang di sini, bahkan pada masa-masa kejayaan kami,” tambah Verstappen.

"Namun, kita harus selalu melihat kekuatan mobil, dan Singapura adalah sirkuit di mana performa mobil kami sebelumnya tidak begitu optimal. Saya berharap tahun ini hasilnya akan sedikit lebih baik, tetapi tidak ada jaminan."

Red Bull Ingin Pertahankan Momentum

Kemenangan di Malaysia memberikan harapan baru bagi Red Bull setelah berbagai kesulitan pada awal musim 2026. Pembaruan mobil yang dibawa tim mulai menunjukkan hasil, sementara Verstappen kembali mampu bersaing untuk kemenangan.

Baca juga: Russell Hadapi Penalti Grid di GP Singapura Usai DNF di Malaysia

Meski demikian, pembalap berusia 29 tahun itu meminta timnya tetap realistis. Menurutnya, satu kemenangan belum cukup untuk memastikan Red Bull akan kompetitif di setiap sirkuit hingga akhir musim.

Dengan tujuh putaran tersisa, Verstappen ingin kembali menempatkan dirinya dalam posisi untuk memperebutkan kemenangan, baik di Singapura maupun di seri berikutnya.

“Kami akhirnya menang satu balapan. Kami harus tetap membumi dan terus bekerja karena saya yakin hasil seperti ini tidak akan selalu terjadi sampai akhir musim,” ujarnya.

Dengan momentum kemenangan yang baru diraih, Verstappen akan berusaha mematahkan catatan pribadinya di Marina Bay. Namun, ia menyadari bahwa persaingan di barisan depan masih terbuka dan setiap detail dapat menentukan hasil akhir di Singapura.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!