Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Max Verstappen meraih kemenangan pertamanya di Formula 1 musim 2026 setelah menaklukkan Grand Prix Bahrain yang digelar secara tidak biasa di Sepang International Circuit, Malaysia, Minggu (4/10/2026). Pembalap Red Bull itu mengalahkan Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton dalam balapan yang diwarnai hujan deras, penundaan panjang, pergantian ban dan insiden dramatis pada fase akhir.
Balapan yang seharusnya berlangsung di Bahrain dipindahkan ke Malaysia karena situasi keamanan di Timur Tengah. Namun, Sepang justru menghadirkan tantangan lain ketika hujan deras membuat start harus ditunda dan prosedur awal balapan sempat dihentikan.
Max Verstappen memulai balapan dari pole position, tetapi kondisi lintasan yang basah membuat posisi tersebut tidak langsung memberikan keuntungan. Hujan deras menunda start lebih dari 90 menit, sementara beberapa pembalap kesulitan menjaga temperatur ban dalam kondisi licin.
Verstappen, Antonelli dan George Russell memilih ban intermediate. Sebaliknya, Lewis Hamilton, Charles Leclerc, Lando Norris dan Oscar Piastri mengambil risiko dengan menggunakan ban slick meski lintasan masih basah. Perbedaan strategi tersebut langsung menjadi salah satu faktor utama jalannya balapan.
Baca juga: Esteban Ocon dan Haas Sepakat Berpisah di Akhir Musim 2026
Begitu lampu hijau akhirnya menyala setelah prosedur start yang tertunda, Antonelli dan Russell melakukan start luar biasa untuk melewati Verstappen dan membentuk Mercedes 1-2 di tikungan pertama.
Namun, Verstappen mulai bangkit dengan cepat. Pada lap keenam, ia berhasil melewati Russell di Tikungan 4 untuk merebut kembali posisi kedua dan kemudian mendekati Antonelli di depan.
Persaingan di depan berlangsung ketat hingga Bottas kehilangan kendali di lap kesembilan dan terjebak di gravel. Safety Car pun dikerahkan.
Periode netralisasi menjadi momen penting karena lintasan mulai mengering dan ban slick menjadi pilihan yang lebih cepat. Verstappen dan para pembalap yang menggunakan intermediate kemudian masuk pit untuk beralih ke ban slick.
Saat balapan kembali dimulai, Red Bull memilih ban soft untuk Verstappen dan Isack Hadjar, sedangkan Mercedes menggunakan medium. Keputusan tersebut segera memberikan keuntungan bagi Verstappen.
Baca juga: Hadjar Pulih dari Cedera, Siap Kembali Dampingi Verstappen di GP Azerbaijan
Pada restart, Verstappen melakukan manuver di sisi luar Tikungan 1 untuk melewati Antonelli dan kembali merebut posisi pertama. Russell kemudian melewati rekan setimnya, tetapi Verstappen mulai membangun keunggulan yang terus bertambah.
Antonelli akhirnya kembali ke posisi kedua setelah menyalip Russell di Tikungan 4 pada lap ke-21. Verstappen sudah unggul sekitar lima detik dan semakin nyaman mengontrol balapan.
Salah satu cerita terbesar balapan datang dari Lewis Hamilton. Pembalap Ferrari itu memulai dari baris depan, tetapi keputusan menggunakan slick terlalu dini membuatnya terpuruk hingga posisi ke-18.
Hamilton sempat mendapat panggilan dari Ferrari untuk kembali masuk pit, tetapi memilih tetap berada di lintasan. Keputusan tersebut akhirnya terbayar ketika kondisi Sepang semakin kering.
Baca juga: Max Verstappen Resmi Perpanjang Kontrak di Red Bull Hingga 2030
Hamilton mulai melewati lawan satu per satu dan masuk ke posisi lima besar. Ia kemudian mendapat bantuan dari periode Safety Car dan perkembangan strategi ban untuk mendekati kelompok terdepan.
Pada lap-lap terakhir, Hamilton berhasil melewati Isack Hadjar untuk mengambil posisi ketiga. Hasil itu menjadi salah satu comeback paling mengesankan Hamilton pada musim 2026.
Drama kembali terjadi ketika Alex Albon mengalami masalah pada mobilnya dan memicu Virtual Safety Car sebelum kemudian Safety Car penuh dikerahkan.
Saat rombongan mobil berada di bawah Safety Car, George Russell yang sedang berada di posisi ketiga tiba-tiba kehilangan tenaga dan menghentikan Mercedes-nya di lintasan utama setelah menyelesaikan 49 lap.
Retirement tersebut mengubah perebutan podium sekaligus menjadi pukulan besar bagi peluang Russell di klasemen. Kegagalan finis membuat jaraknya dari Antonelli melebar dari 66 menjadi 84 poin.
Setelah restart terakhir, Verstappen tetap tenang di depan. Antonelli mempertahankan posisi kedua, sementara Hamilton dan Leclerc melewati Hadjar untuk menempati posisi ketiga dan keempat.
Verstappen akhirnya melintasi garis finis setelah 55 lap dengan keunggulan 2,307 detik atas Antonelli. Hamilton finis ketiga dengan selisih 4,919 detik, diikuti Charles Leclerc dan Isack Hadjar. Oscar Piastri berada di posisi keenam, sementara Lando Norris hanya finis kesembilan.
Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Verstappen pada musim 2026 sekaligus yang pertama bagi Red Bull Ford Powertrains dalam era regulasi baru.
Bagi Antonelli, posisi kedua semakin memperkuat posisinya di puncak klasemen. Sementara Hamilton mendapatkan hasil luar biasa setelah sebelumnya terpuruk di bagian belakang akibat strategi ban yang berisiko.
Baca juga: Pérez Buka Suara Soal Tekanan Mental Berpasangan dengan Verstappen di Red Bull
Verstappen kini membawa momentum besar menuju seri berikutnya, sementara pertarungan gelar kembali berubah setelah Russell kehilangan peluang podium. Setelah balapan penuh drama di Sepang, perhatian Formula 1 berikutnya beralih ke Grand Prix Singapura pada 9-11 Oktober.
Grand Prix Bahrain 2026 akhirnya tercatat sebagai salah satu balapan paling tidak biasa dalam sejarah Formula 1: sebuah Grand Prix Bahrain yang digelar di Malaysia, dimulai setelah hujan panjang, dan berakhir dengan kemenangan penting Verstappen.
1. Max Verstappen - Red Bull Racing
2. Kimi Antonelli - Mercedes AMG Petronas F1 Team
3. Lewis Hamilton - Scuderia Ferrari
4. Charles Leclerc - Scuderia Ferrari
5. Isack Hadjar - Red Bull Racing
6. Oscar Piatri - McLaren F1 Team
7. Liam Lawson - Racing Bulls
8. Fernando Alonso - Aston Martin F1 Team
9. Lando Norris - McLaren F1 Team
10. Arvid Linblad - Racing Bulls
11. Nico Hulkenberg - Audi F1 Team
12. Lance Stroll - Aston Martin F1 Team
13. Franco Colapinto - Alpine F1 Team
14. Oliver Bearman - Haas F1 Team
15. Esteban Ocon - Haas F1 Team
16. Pierre Gasly - Alpine F1 Team
17. Carlos Sainz - Williams Racing
18. Gabriel Bortoleto - Audi F1 Team
19. Sergio Perez - Cadillac F1 Team
DNF
Valtteri Bottas - Cadillac F1 Team
Alexander Albon - Williams Racing
George Russell - Mercedes AMG Petronas F1 Team