Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pembalap muda Prancis, Isack Hadjar, dipastikan kembali mengemudikan jet darat Red Bull Racing pada Grand Prix Azerbaijan pekan ini setelah dinyatakan pulih sepenuhnya dari cedera pergelangan tangan. Kepastian ini mengakhiri masa jeda paksa selama tiga balapan yang dialami pembalap berusia 21 tahun tersebut.
Hadjar mengalami cedera pada pergelangan tangannya saat menjalani latihan fisik pada jeda musim panas, yang memaksanya melewatkan tiga seri beruntun di Zandvoort (Belanda), Monza (Italia), dan sirkuit baru Madring (Spanyol). Setelah menyelesaikan uji beban simulasi kemudi dengan hasil positif di pabrik tim, pihak medis Red Bull memberikan lampu hijau baginya untuk kembali mengaspal di Sirkuit Jalan Raya Baku.
Kembali ke kokpit RB22 menandai berakhirnya penantian selama 58 hari bagi Hadjar sejak penampilan terakhirnya di GP Hungaria pada akhir Juli. Sang pembalap tidak menutupi rasa lega dan antusiasmenya untuk kembali bersaing di barisan depan Formula 1.
"Saya sangat antusias untuk kembali mengemudikan mobil saya,” kata Hadjar.
Baca juga: Max Verstappen Resmi Perpanjang Kontrak di Red Bull Hingga 2030
"Sebulan terakhir ini merupakan masa yang menantang bagi saya; ini adalah kali pertama dalam hidup saya tidak berkompetisi balap, dan rasanya agak aneh untuk membiasakan diri dengan situasi tersebut. Segera setelah mengalami cedera, saya sepenuhnya fokus pada pemulihan agar bisa kembali secepat mungkin.
"Saya ingin berterima kasih kepada Laurent [Mekies] dan tim atas kesabaran mereka selama proses ini; penting untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, dan kini saya merasa siap untuk kembali melakukan hal yang paling saya kuasai—mengemudi.”
Red Bull juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Liam Lawson yang tampil impresif sebagai pembalap pengganti selama tiga seri terakhir. Seiring kembalinya Hadjar, Lawson akan kembali memperkuat tim satelit Visa Cash App Racing Bulls, sementara Yuki Tsunoda kembali ke perannya sebagai pembalap cadangan.
Kembalinya Hadjar membuat susunan pembalap Red Bull Racing kembali utuh bersama juara dunia empat kali, Max Verstappen.
Verstappen sendiri menyambut hangat kembalinya rekan setimnya sembari fokus memanfaatkan momentum positif usai meraih dua podium berturut-turut di Monza dan Madrid.
Baca juga: Pérez Buka Suara Soal Tekanan Mental Berpasangan dengan Verstappen di Red Bull
Rangkaian balapan di Baku City Circuit pekan ini juga menyajikan keunikan tersendiri dari segi penjadwalan. Untuk menghindari bentrokan dengan Hari Peringatan Nasional Azerbaijan (Remembrance Day) pada 27 September, seluruh agenda diajukan satu hari lebih awal—Sesi Latihan Bebas digelar pada Kamis, Kualifikasi pada Jumat, dan Balapan Utama pada Sabtu.
Bagi Hadjar, kembalinya ia ke lintasan balap sekaligus menandai dimulainya ujian maraton fisik yang berat, di mana kalender F1 bakal menyajikan enam balapan dalam kurun waktu tujuh pekan mendatang.