Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi rasa frustrasi yang mendalam bagi publik Naples pada Kamis (15/1) dini hari WIB. Napoli, yang tengah berjuang di papan atas klasemen, harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim tamu yang tampil sangat disiplin, Parma.

Hasil imbang 0-0 ini merupakan pukulan telak bagi ambisi Scudetto Napoli. Kegagalan meraih poin penuh di kandang membuat jarak mereka dengan pemimpin klasemen, Inter Milan, kini melebar menjadi enam poin. Bagi Parma, ini adalah satu poin emas yang sangat krusial dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi.

Dominasi Tanpa Gol

Napoli, yang tampil tanpa didampingi Antonio Conte di pinggir lapangan karena sanksi larangan dua pertandingan, sebenarnya mendominasi jalannya laga. 

Di bawah arahan asisten pelatih Cristian Stellini, Il Partenopei mencatatkan penguasaan bola hingga 69% dan melepaskan 16 percobaan tembakan.

Baca juga: Inter 2-2 Napoli: Brace McTominay Gagalkan Kemenangan Nerazzurri

Peluang terbaik tuan rumah datang di awal babak pertama ketika Scott McTominay berhasil menyarangkan bola ke gawang. Namun, selebrasi publik Naples terhenti seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside tipis yang dikonfirmasi oleh VAR. 

Panggung Gemilang Filippo Rinaldi

Jika ada satu sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Napoli mencetak gol, dia adalah kiper muda Parma, Filippo Rinaldi, yang menjalani debutnya di klub. Kiper berusia 23 tahun tersebut tampil heroik dengan melakukan empat penyelamatan krusial.

Rinaldi menggagalkan sundulan jarak dekat Alessandro Buongiorno dan menepis tendangan keras Rasmus Højlund di babak kedua. Penampilan tenang Rinaldi di bawah mistar gawang memberikan kepercayaan diri bagi lini belakang Parma yang dipimpin oleh Alessandro Circati untuk meredam gelombang serangan Napoli hingga peluit akhir berbunyi.

Baca juga: Mentalitas Baja McTominay: Napoli Pantang Menyerah Meski Dihantam Krisis Pemain

Krisis Tajam dan Kelelahan Skuad

Absennya sejumlah pilar utama seperti Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne akibat cedera mulai terasa dampaknya bagi kedalaman skuad Napoli. Højlund, yang diharapkan menjadi mesin gol, tampak terisolasi dan kurang tajam malam ini.

Stellini mengakui setelah pertandingan bahwa faktor kelelahan fisik dan mental menjadi kendala. Napoli dipaksa terus menggunakan pemain yang sama dalam jadwal yang sangat padat, sementara kreativitas dari lini tengah mulai terlihat tumpul tanpa kehadiran metronom utama mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!