Bek tengah AC Milan, Strahinja Pavlović, tidak menahan diri dalam memberikan penilaian tajam atas performa timnya setelah kekalahan tipis 1-0 dari Napoli di Stadio Diego Armando Maradona, Selasa (7/4) dini hari lalu.

Pemain internasional Serbia tersebut mengakui bahwa Rossoneri tampil di bawah standar sejak menit awal, sebuah kelalaian yang harus dibayar mahal dengan kehilangan posisi kedua di klasemen sementara Serie A.

Kurangnya Intensitas di Maradona

Berbicara kepada DAZN Italia tak lama setelah peluit panjang dibunyikan, Pavlović menyoroti lambatnya tempo permainan Milan yang gagal membongkar pertahanan disiplin asuhan Antonio Conte.

"Kami ingin mengambil tiga poin di sini untuk mendekati Inter, namun segalanya tidak berjalan baik," ujar Pavlović. "Sejak awal, kami bermain terlalu lambat dan tanpa banyak peluang. Pada akhirnya, kami tidak memiliki posisi yang baik saat lawan menyerang, dan mereka berhasil mencetak gol."

Baca juga: Bungkam Milan 1-0, Napoli Kudeta Posisi Kedua Klasemen

Gol kemenangan Napoli dicetak oleh pemain pengganti Matteo Politano pada menit ke-79, sebuah gol yang tercipta akibat kelengahan sesaat di barisan belakang Milan. Kekalahan ini membuat Milan merosot ke posisi ketiga, tertinggal dua poin dari Napoli dan terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.

Dilema Sang Bek yang Haus GolPavlović, yang baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) Milan untuk bulan Maret, sebenarnya memiliki peluang untuk mengubah papan skor. Sebagai bek yang kerap maju membantu serangan, ia tercatat melepaskan dua tembakan, termasuk sebuah sundulan dari tendangan bebas Bartesaghi yang melenceng tipis.

Dalam momen refleksi diri, bek berusia 24 tahun itu mengakui sempat ragu dalam mengambil keputusan di depan gawang.

“Kita harus menciptakan lebih banyak peluang; kita tidak menciptakan banyak peluang dalam beberapa pertandingan terakhir, meskipun kita mencetak tiga gol melawan Torino. Ketika kita memiliki kesempatan untuk mencetak gol, kita perlu bergerak lebih cepat dan lebih fokus,” jelasnya.

“Saya juga mengalami satu situasi hari ini di mana saya tidak tahu apakah harus menembak atau mengoper, dan saya melewatkan momen itu, jadi kita perlu lebih fokus dalam situasi seperti ini.”

Fokus pada Kebangkitan

Meski kecewa harus turun ke peringkat ketiga untuk pertama kalinya sejak pekan ke-11, Pavlović menegaskan bahwa tim asuhan Massimiliano Allegri tidak boleh panik. Dengan tujuh pertandingan tersisa, fokus utama kini beralih pada pengamanan tiket Liga Champions.

Baca juga: Lupakan Scudetto, Allegri Tegaskan Milan Fokus Amankan Empat Besar

“Kami kehilangan posisi kedua, tetapi kami masih dalam perjalanan untuk mencapai tujuan kami,” tegas Pavlovic.

“Kita tidak perlu melihat apa yang dilakukan tim lain; kita hanya perlu fokus pada diri kita sendiri, untuk menang minggu depan dan meraih tiga poin di kandang.”

Milan akan kembali beraksi pada Sabtu malam saat menjamu Udinese di San Siro, sebuah laga yang kini menjadi wajib menang jika mereka ingin terus menjaga asa dalam persaingan ketat di zona elit Italia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!