Skuad Bologna asuhan Vincenzo Italiano kembali menunjukkan mentalitas baja mereka dalam lanjutan Serie A 2025-26. Bertandang ke markas tim promosi Pisa di Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani, I Rossoblù berhasil membawa pulang kemenangan tipis 1-0 berkat gol dramatis di masa injury time.

Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Bologna untuk terus memanaskan persaingan di zona Eropa. Sebaliknya bagi Pisa, hasil ini memperpanjang catatan kelam mereka yang belum juga mencicipi kemenangan dalam 16 laga terakhir di liga, membuat mereka semakin terbenam di zona degradasi.

Tembok Kokoh Pisa Nyaris Membuat Frustrasi

Sejak peluit pertama dibunyikan, Bologna langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi penguasaan bola yang mencapai 60% membuat pertahanan tuan rumah bekerja ekstra keras. 

Baca juga: Penalti Bernardeschi Bawa Bologna Bungkam Udinese

Namun, Pisa yang bermain dengan blok rendah dan sangat disiplin sempat membuat barisan depan Bologna yang dipimpin Santiago Castro dan Federico Bernardeschi frustrasi.

Pisa bukannya tanpa perlawanan. Melalui skema bola mati dan umpan silang Samuele Angori, penyerang Stefano Moreo sempat mengancam gawang Lukasz Skorupski lewat sundulan tajam di menit ke-61, namun kiper gaek Polandia itu melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang.

Keajaiban Kaki Kiri Jens Odgaard

Saat pertandingan tampaknya akan berakhir dengan skor kacamata, pergantian taktik Italiano membuahkan hasil. 

Memasuki menit ke-90, sebuah skema serangan balik cepat yang dipelopori oleh Remo Freuler di lini tengah berhasil memecah kebuntuan. Freuler mengirimkan umpan pendek kepada Jens Odgaard yang berdiri sedikit di luar kotak penalti. 

Baca juga: Gol Cepat Castro Amankan Kemenangan Bologna di Kandang Brann

Tanpa kontrol lama, pemain asal Denmark tersebut melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kirinya yang menghujam pojok atas gawang Pisa. Gol tersebut sekaligus menjadi penutup laga dan membungkam pendukung tuan rumah yang sudah berharap pada satu poin.

Momentum Positif Bologna

Bologna kini telah mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk kemenangan di Liga Europa melawan Brann. Kestabilan lini tengah yang dikomandoi Freuler dan Nikola Moro menjadi kunci mengapa mereka sulit dikalahkan akhir-akhir ini.

Mereka saat ini duduk di peringkat ke-8 dengan 39 poin dari 27 laga. Sementara Pisa berada di posisi ke-19 dengan 15 poin, 9 poin dari zona aman.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!