Enzo Maresca mengakui bahwa Manchester City masih sangat membutuhkan perbaikan dan berada dalam proses pertumbuhan setelah awal kepemimpinannya menggantikan Pep Guardiola dibuka dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Bournemouth di Stadion Etihad.

Gol telat dari Marc Guéhi dan Joško Gvardiol menyelamatkan City di menit-menit akhir laga hari Minggu, membalikkan keadaan setelah Marcus Tavernier membawa tim tamu unggul terlebih dahulu di babak pertama. Kendati akhir pertandingan berlangsung emosional dan penuh sorak-sorai, Maresca menolak membiarkan euforia tersebut menutupi tantangan taktis dan fisik yang masih dihadapi skuadnya.

Masih Proses

Dalam sesi jumpa pers seusai laga, pelatih asal Italia itu membandingkan dengan kekalahan di Community Shield dari Arsenal minggu lalu. Ia menekankan bahwa hasil akhir yang dramatis tidak mengubah realitas mendasar dari kondisi City saat ini.

"Saya merasa situasinya sama seperti setelah pertandingan melawan Arsenal," kata Maresca. "Wajar jika penilaian didasarkan pada hasil akhir, namun saya tidak melihat adanya perubahan besar. 

Baca juga: Comeback Spektakuler Manchester City Amankan Kemenangan 2-1 atas Bournemouth

“Sayangnya, ini adalah proses yang sedang berjalan dan saya terus mencari solusinya. Tentu saja, memenangkan pertandingan akan sangat membantu.

"Jika bicara soal Premier League, mustahil untuk tidak kebobolan sama sekali. Gol yang bersarang di gawang kami itu berasal dari tembakan pertama mereka. Mereka memang sempat menciptakan dua atau tiga peluang berbahaya, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bereaksi.”

Cherki Jadi Pembeda

Maresca juga menyoroti kendala kebugaran fisik yang cukup signifikan. Beberapa pemain kunci, termasuk Erling Haaland, Elliot Anderson, Nico O'Reilly, dan Guéhi, baru kembali berlatih sepuluh hari lalu dan pada dasarnya masih berjuang mengembalikan kondisi tanding ideal. Sang manajer pun mengambil risiko taktis untuk mengarungi laga ini, termasuk mengejutkan banyak pihak dengan memainkan Guéhi di lini tengah sebelum memasukkan Rayan Cherki untuk mengubah jalannya permainan.

Baca juga: Manchester City Sepakati Transfer Fantastis Ayyoub Bouaddi Senilai €100 Juta

Keputusan tersebut terbukti krusial. Umpan matang dari Cherki berhasil disundul Guéhi untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85. Hanya beberapa menit berselang di masa injury time, Cherki kembali mengirimkan umpan terobosan akurat yang diselesaikan dengan dingin oleh Gvardiol, setelah tinjauan VAR menganulir keputusan offside awal.

Sebelum kick-off, para pendukung di tribun sempat membentangkan spanduk bertuliskan "Selamat Datang Kembali Enzo" untuk menghormati mantan asisten pelatih tersebut.

“Ini hari yang sempurna. Saya sangat senang melihat spanduk itu saat pertandingan dimulai. Kami memberikan kebahagiaan bagi mereka [para penggemar] di akhir laga. Suasananya sangat emosional,” ujarnya.

“Semangat yang ditunjukkan luar biasa. Ini adalah pertandingan yang memang layak kami menangkan, [namun] sebenarnya tidak perlu menunggu sampai lima menit terakhir. Kami melewatkan sejumlah peluang, lalu mereka mencetak gol dan situasi pun menjadi lebih rumit.”

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!