Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih kepala Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menyampaikan seruan membakar semangat menjelang bergulirnya Premier League musim baru. Ia menegaskan bahwa membenahi kerangka psikologis dan mentalitas skuatnya merupakan kunci utama untuk membangkitkan kembali klub asal London utara tersebut.
Setelah dua musim yang teramat berat di mana Spurs terus membayang-bayangi zona degradasi Premier League, juru taktik asal Italia itu menegaskan bahwa taktik dan kemampuan teknis tidak akan ada artinya jika para pemain gagal menemukan kembali rasa lapar, ketangguhan, dan semangat kebersamaan di lapangan.
Berbicara di kanal youtube Men in Blazers, De Zerbi menekankan pentingnya bagi para pendukung untuk melihat tim yang bertanding dengan karakter dan kebanggaan. Bagi klub yang berulang kali mengalami krisis kepercayaan diri dan rentetan hasil buruk selama dua musim terakhir, mengembalikan rasa bangga menjadi tugas paling mendesak.
"Saya ingin ketika kami bertanding di Premier League, orang-orang bisa mengenali jiwa, gairah, dan nilai dari para pemain," ujar De Zerbi.
Baca juga: Maddison Siap Tatap Revolusi Tottenham Bersama De Zerbi
"Kualitas individu saja tidak pernah cukup. Jika Anda tidak memberikan sesuatu yang lebih, sesuatu yang berasal dari dalam diri Anda sendiri, akan sangat sulit untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia, dan di Premier League."
Pernyataan De Zerbi menandai perubahan arah yang tegas. Setelah mewarisi ruang ganti yang terguncang akibat pertarungan sengit di papan bawah secara beruntun, mantan pelatih Brighton dan Marseille itu paham betul bahwa skema taktis semata tidak akan sanggup menyembuhkan rasa takut akan kegagalan.
Untuk meningkatkan kualitas tim, Spurs telah bergerak cepat pada bursa transfer kali ini. Tim asal London Utara tersebut sudah mendatangkan Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Jan Paul van Hecke, Andy Robertson, Marcos Senesi, Cole Ramsey, dan Martin Dubravka.
"Di bursa transfer, kami belum selesai. Kami menantikan untuk memulai musim baru dengan ambisi dan hasil yang berbeda," tambah De Zerbi.
"Kami harus menciptakan kondisi untuk membangun tim yang lebih kuat dibandingkan musim-musim sebelumnya agar bisa kembali bersaing di papan atas klasemen.
Baca juga: Pecahkan Rekor Transfer, Van de Ven Tegaskan Ambisi Baru Spurs
"Saya biasanya memikirkan soal jiwa, hasrat, semangat, dan mentalitas tim, serta peningkatan yang bisa kami lakukan di masa depan, karena saya tidak bisa hanya berfokus pada saat ini saja."
Penurunan drastis Tottenham selama dua tahun terakhir menjadi peringatan nyata betapa cepatnya roda nasib berputar di Premier League. Dari tim yang rutin bersaing di papan atas dan Liga Champions, Spurs mendadak terperosok ke dalam turbulensi papan bawah akibat rapuhnya lini pertahanan serta minimnya daya juang dalam situasi krusial.
Bersama De Zerbi, Tottenham kini memiliki sosok pelatih yang dikenal dengan gaya permainan menyerang berintensitas tinggi tanpa rasa takut. Namun, fokus utamanya saat ini adalah memperkokoh ketahanan mental anak asuhnya. Mampukah Spurs menerjemahkan gairah sang manajer menjadi hasil nyata di atas lapangan? Hal itulah yang akan menentukan apakah musim ini menjadi awal kebangkitan sejati London Utara atau justru kelanjutan dari masa-masa sulit.