Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Fulham, Álvaro Arbeloa, melancarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit Premier League setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Manchester United di Craven Cottage, Minggu. Pelatih asal Spanyol tersebut mempertanyakan apakah para pengadil lapangan memang enggan melihat Manchester United menderita kekalahan setelah serangkaian kontroversi keputusan wasit belakangan ini.
The Cottagers sejatinya berada di ambang kemenangan perdana mereka di Liga Premier musim ini setelah Lisandro Martínez mencetak gol bunuh diri pada menit ke-63. Namun, impian tuan rumah sirna pada menit ke-89 ketika tembakan Matheus Cunha membentur pemain lawan dan menembus gawang Bernd Leno, memaksa laga berakhir imbang sekaligus memicu kemarahan Arbeloa di pinggir lapangan.
Puncak kekesalan Arbeloa berakar dari insiden yang terjadi sekitar 35 detik sebelum gol penyeimbang Cunha. Wasit Peter Bankes mengganjar Manchester United dengan hadiah tendangan bebas di dekat garis tengah setelah pemain pengganti Fulham, César Palacios, dianggap melanggar Harry Maguire.
Keputusan tersebut memberi ruang bagi United untuk membangun serangan terakhir yang berujung gol.
Arbeloa menilai pelanggaran itu sangat ringan dan mengisyaratkan bahwa perangkat pertandingan secara tidak sadar berupaya "mementalkan" tekanan usai kontroversi keputusan yang merugikan United pada laga derbi Manchester pekan sebelumnya.
Baca juga: Fulham 1-1 Manchester United: Gol Menit Akhir Cunha Selamatkan Setan Merah
"Semua pelanggaran diberikan untuk mereka. Anda bisa melihatnya sebelum mereka mencetak gol, pelanggaran terhadap Maguire, dia adalah pria berbobot 100 kilogram,” kata Arbeloa kepada Sky Sports.
“Setiap keputusan berpihak pada mereka. Saya sudah tahu, setelah laga melawan Man City, mereka tidak akan membiarkan Manchester United kalah di sini. Kami layak mendapatkan hasil yang lebih baik."
Dampak Isu Laga Derbi
Komentar pedas Arbeloa usai pertandingan mengaitkan kepemimpinan wasit pada hari Minggu itu secara langsung dengan laga derbi di Old Trafford pekan sebelumnya, di mana Manchester City mencetak gol kemenangan kontroversial lewat Erling Haaland yang belakangan dinilai sebagai kesalahan wasit.
Baca juga: Buntut Derbi Manchester: Wasit VAR Resmi Diistirahatkan
Menurut mantan bek Real Madrid tersebut, tekanan media yang begitu masif menciptakan situasi di mana para pejabat pertandingan enggan mengambil keputusan tegas yang merugikan Setan Merah.
Kendati melontarkan kekecewaan mendalam seusai laga, Arbeloa mencoba mendinginkan suasana saat memasuki sesi konferensi pers resmi. Ia berdalih adanya kendala bahasa dan menyatakan keinginan untuk mengalihkan fokus pada performa skuadnya.
"Bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus," ujarnya. "Mungkin penjelasan saya kurang baik, dan saya lebih memilih untuk tidak berkomentar soal wasit karena kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi.
"Saat ada hal yang sebenarnya tidak perlu dikatakan, lebih baik saya tetap tenang, lalu fokus pada performa tim dan pertandingan berikutnya. Saya tidak terlalu senang. Seperti yang saya bilang, saya harus tetap fokus dan mencurahkan energi untuk memperbaiki berbagai hal yang perlu dibenahi.
Baca juga: Carrick Bantah Merasa Tertekan usai Man Utd Tersingkir di Carabao Cup
"[Maguire] itu pemain berbadan besar, jadi mungkin saja itu bukan pelanggaran. Tapi tidak apa-apa. Seperti yang saya katakan, saya lebih memilih menganalisis pertandingan—soal pemain dan sistem permainan—demi meraih kemenangan. Anda tahu sendiri, saat meraih hasil imbang seperti itu, wajar jika ada sedikit rasa frustrasi."
Opini para pengamat sepak bola terbelah mengenai apakah kemarahan Arbeloa beralasan. Mantan pemain Manchester United, Ashley Young, membela keputusan wasit dengan menyebut Palacios sengaja menabrakkan diri ke punggung Maguire tanpa berupaya menguasai bola.
Di sisi lain, Louis Saha menilai kontak yang terjadi memang minim, namun Maguire memanfaatkan pengalaman dan postur tubuhnya dengan cerdik untuk memancing pelanggaran yang memicu lahirnya gol penyeimbang tersebut.