Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, bersikap tegar dan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tertekan meski timnya baru saja mengalami kekalahan menyakitkan 3-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford. Hasil tersebut memastikan langkah The Red Devils terhenti di putaran ketiga Carabao Cup di hadapan pendukungnya sendiri yang meluapkan kekecewaan lewat sorakan usai peluit panjang.
Kekalahan ini terasa kian menyakitkan lantaran United sempat memimpin dua gol lebih dulu saat laga baru berjalan sepuluh menit melalui gol penyerang muda Shea Lacey dan Mason Mount. Namun, benteng pertahanan tuan rumah rapuh di babak kedua hingga membuat Brighton membalikkan kedudukan secara dramatis.
Menanggapi rumor dan tekanan publik yang kian membumbung tinggi menyusul hasil minor di kompetisi domestik, Carrick menegaskan fokus utamanya hanyalah membawa Manchester United kembali ke jalur kemenangan.
"Berada di bawah tekanan? Itu tidak mengganggu saya sama sekali," ujar Carrick tegas.
Baca juga: Man Utd 2-3 Brighton: Comeback Dramatis Singkirkan Setan Merah dari Carabao Cup
“Saya paham situasi yang ada dan bagaimana dunia ini berjalan. Fokus utama saya adalah memenangkan pertandingan, dan saya yakin kami akan mampu melakukannya, tetapi kami harus segera mewujudkannya. Sebagai sebuah tim, kami tidak bisa menerima begitu saja [cara kami menelan kekalahan ini]. Saya bertanggung jawab penuh atas hal itu.
“Performa tim menjelang akhir babak kedua adalah tanggung jawab saya. Kami memiliki pertandingan besar pada hari Minggu yang harus dipersiapkan. Kami sudah tersingkir dari kompetisi ini dan harus kembali meraih kemenangan. Rasanya sungguh tidak enak saat ini.”
Carrick juga menambahkan dirinya paham soal rasa frustrasi yang ditunjukkan para fans usai pertandingan.
Brighton asuhan Fabian Hürzeler mengawali kebangkitan lewat gol Charalampos Kostoulas di penghujung babak pertama, sebelum Pascal Gross menyamakan skor pada menit ke-65.
Empat menit berselang, tembakan Maxim De Cuyper mengunci kemenangan tim tamu sekaligus menorehkan rekor kelam bagi United.
Baca juga: Buntut Derbi Manchester: Wasit VAR Resmi Diistirahatkan
Catatan statistik menunjukkan bahwa ini merupakan kali pertama dalam 50 tahun terakhir Manchester United menderita kekalahan di Old Trafford setelah sempat unggul dua gol terlebih dahulu.
Dengan tersingkirnya United dari Carabao Cup, Carrick menuntut reaksi instan dari anak asuhnya jelang laga tandang krusial melawan Fulham di Premier League pada akhir pekan mendatang.
Sang manajer menegaskan bahwa skuadnya wajib membenahi mentalitas bertanding agar tidak kembali membuang momentum keunggulan dalam laga-laga berikutnya.