Real Madrid mengawali perjalanan mereka di Liga Champions 2026-27 dengan kemenangan 2-1 atas Inter Milan di Santiago Bernabéu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Dua gol cepat dari Kylian Mbappé dan Federico Valverde membawa Los Blancos berada dalam posisi nyaman pada babak pertama, tetapi Inter memberikan tekanan besar setelah jeda dan memperkecil ketertinggalan melalui Carlos Augusto.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Real Madrid dalam pertandingan pertama mereka di league phase. Namun, penampilan tuan rumah tidak sepenuhnya meyakinkan karena Inter mampu menguasai permainan dalam periode panjang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Thibaut Courtois menjadi salah satu alasan utama Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Mbappé dan Valverde Bawa Madrid Unggul Cepat

Inter mengawali pertandingan dengan agresif dan langsung memaksa Courtois melakukan penyelamatan. Marcus Thuram dan Hakan Calhanoglu sempat mengancam gawang Madrid, sementara Lautaro Martínez juga mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti.

Namun, Real Madrid justru mampu memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan untuk mencetak gol pertama pada menit ke-14.

Baca juga: Vinícius Peringatkan Real Madrid Soal Tembok Kokoh dan Fisik Pemain Inter Milan

Yann Bisseck kehilangan penguasaan bola ketika mendapat tekanan, sehingga Brahim Díaz memiliki ruang untuk memberikan umpan kepada Mbappé. Penyerang Prancis tersebut kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Madrid unggul 1-0.

Sembilan menit kemudian, Madrid menggandakan keunggulan. Fede Valverde memanfaatkan situasi setelah kiper Inter, Josep Martínez, melakukan kesalahan saat mengontrol bola. Bola berakhir di kaki gelandang Uruguay tersebut dan Valverde melepaskan tembakan yang membuat skor berubah menjadi 2-0.

Inter sebenarnya tetap lebih dominan dalam penguasaan bola setelah itu. Tetapi Madrid memiliki peluang untuk menambah keunggulan sebelum turun minum. Brahim Díaz bahkan melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang, sementara Josep Martínez beberapa kali melakukan penyelamatan penting.

Courtois Jadi Penentu Setelah Inter Bangkit

Inter tampil jauh lebih agresif pada babak kedua. Madrid beberapa kali memperoleh peluang melalui serangan balik, tetapi tim tamu terus meningkatkan tekanan untuk mencari gol.

Mbappé hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-49 ketika ia berlari dari tengah lapangan setelah memanfaatkan sapuan Trent Alexander-Arnold. Namun, Josep Martínez kembali menggagalkan usaha sang striker.

Madrid kemudian memiliki beberapa peluang lagi melalui Jude Bellingham, Brahim dan Mbappé. Josep Martínez tampil gemilang di bawah mistar dan menjaga Inter tetap memiliki kesempatan untuk bangkit.

Baca juga: Mbappé Abaikan Rumor Vinícius, Tak Peduli Kesuksesan PSG di Liga Champions

Momentum akhirnya berubah pada menit ke-77. Inter berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Carlos Augusto. Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka dan membuat Madrid harus menghadapi tekanan besar pada 15 menit terakhir.

Courtois kemudian menunjukkan kelasnya. Kiper Belgia tersebut melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Inter, termasuk penyelamatan krusial pada menit ke-89 ketika Henrikh Mkhitaryan hampir mencetak gol penyama kedudukan.

Inter terus menyerang hingga menit-menit akhir, tetapi Madrid mampu mempertahankan keunggulan 2-1.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!