Paris Saint-Germain (PSG) tampil luar biasa saat membantai Villarreal dengan skor 6-0 pada matchday keempat Liga Champions 2026-27. Bermain di Estadio de la Cerámica, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, tim tamu mencetak empat gol hanya dalam 17 menit pertama.

João Neves, Désiré Doué, Senny Mayulu, dan Fabián Ruiz menjadi pencetak gol pada babak pertama. Ruiz kemudian menambah satu gol setelah turun minum, sedangkan David Boly melengkapi pesta gol PSG pada penghujung pertandingan. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan tandang terbesar PSG sepanjang sejarah mereka di Liga Champions. 

PSG Mengamuk, Empat Gol dalam 17 Menit

PSG tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil kendali pertandingan. João Neves membuka keunggulan pada menit kesembilan setelah memanfaatkan bola hasil situasi sepak pojok yang lebih dahulu disentuh Willian Pacho.

Tiga menit berselang, Désiré Doué menggandakan keunggulan PSG berawal dari kesalahan lini belakang tuan rumah. Maghnes Akliouche mengirimkan umpan kepada Doué yang kemudian melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti dan mengarah ke pojok atas gawang Villarreal.

Baca juga: Vitinha Ranking ke-14 di Ballon d'Or, Enrique: Dia Pantas Dapat Peringkat Lebih Tinggi

Tekanan PSG berlanjut pada menit ke-13. Tembakan João Neves sempat diblok Renato Veiga, tetapi bola muntah berhasil disambar Senny Mayulu melalui sebuah tendangan voli untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Villarreal semakin kesulitan menghentikan serangan lawan. Pada menit ke-17, Fabián Ruiz mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Akliouche dan melepaskan tendangan voli yang bersarang di sisi dalam tiang gawang.

Empat gol tersebut tercipta hanya dalam 16 menit dua detik sejak pertandingan dimulai. PSG pun mencatatkan rekor sebagai tim yang paling cepat mencetak empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. 

Fabián dan Boly Lengkapi Pesta Gol PSG

Villarreal mencoba memberikan respons setelah jeda. Sergi Cardona sempat mengancam melalui tembakan keras pada menit ke-48, tetapi upayanya masih belum menemui sasaran.

PSG justru kembali memperlebar keunggulan dua menit kemudian. Vitinha mengirimkan umpan kepada Ruiz yang berhasil melewati Renato Veiga sebelum menaklukkan kiper Villarreal dengan penyelesaian menggunakan bagian luar kaki. Gol tersebut sekaligus memastikan Ruiz mencetak dua gol dalam pertandingan ini.

Luis Enrique kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain ketika PSG sudah unggul jauh. Salah satu pemain yang masuk adalah David Boly, yang akhirnya memberikan kontribusi penting pada menit ke-78.

Baca juga: PSG 4-2 Barcelona: Gol Vitinha dan Fabian Pastikan Kemenangan Dramatis

Boly menyambut umpan silang João Neves dari sisi kanan dengan tembakannya yang berubah arah tidak mampu dihentikan kiper Villarreal. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Liga Champions sekaligus menjadikannya pencetak gol termuda kedua PSG dalam sejarah kompetisi tersebut, pada usia 17 tahun dan 285 hari. 

Rekor Sempurna di Liga Champions

Kemenangan telak ini memastikan PSG meraih empat kemenangan dari empat pertandingan di fase liga Liga Champions 2026-27. Dengan koleksi 12 poin, klub asal Prancis tersebut mempertahankan posisi puncak klasemen sementara.

Bagi Villarreal, kekalahan tersebut menjadi hasil yang sulit diterima setelah mereka gagal mengimbangi intensitas permainan PSG sejak awal pertandingan. Sebaliknya, PSG mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya bahwa mereka tetap menjadi salah satu kandidat serius dalam perebutan gelar Liga Champions musim ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!