Malam kembalinya Fenerbahce ke panggung bergengsi Liga Champions berujung pada pusaran drama tak terduga. Hanya beberapa menit setelah memimpin timnya bermain imbang 1-1 melawan AS Roma, pelatih kepala Ismail Kartal secara mengejutkan menyampaikan pengunduran dirinya dalam sesi konferensi pers.  

Keputusan pelatih berusia 65 tahun tersebut mengejutkan seluruh awak media yang hadir di Stadion Chobani. Kartal menegaskan langkah tersebut diambil demi masa depan klub dan menyatakan tidak akan pernah kembali lagi menukangi tim raksasa Turki tersebut.  

Pernyataan Mengejutkan Kartal

Kartal, yang baru diangkat kembali menjadi pelatih Fenerbahce untuk keempat kalinya pada Juni lalu dan sukses mengakhiri penantian 18 tahun klub untuk tampil di babak utama Champions League, merasa bahwa ini adalah waktu terbaik baginya untuk mundur.  

"Saya sudah berada di sini selama tiga bulan. Sejak awal musim hingga hari ini, sesi latihan dan pemusatan latihan yang kami jalani bersama para pemain, serta upaya dari presiden klub, sangatlah bermanfaat. Itu adalah masa-masa yang indah," kata Kartal, yang juga 10 tahun membela Fenerbahce sebagai pemain.

Baca juga: Barcelona Resmi Boyong Kiper Kroasia Livaković dari Fenerbahçe

"Malam ini, saya menyampaikan apresiasi kepada para pemain saya dan mengundurkan diri dari jabatan saya.

"Saya mengambil keputusan ini demi membuka jalan bagi klub. Kami membuat keputusan ini bersama-sama sebagai sebuah tim.

"Mulai saat ini, demi membantu Fenerbahce, para pemain saya, dan pelatih-pelatih di masa depan, saya mengundurkan diri dari jabatan saya, dengan niat untuk tidak pernah kembali lagi."

Sengitnya Pertempuran di Lapangan

Laga perdana fase liga sendiri berlangsung sengit sejak peluit awal. AS Roma lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-39 lewat tembakan terukur Bryan Cristante yang memanfaatkan umpan Donyell Malen.  

Baca juga: Romelu Lukaku Resmi Berlabuh di Fenerbahçe Usai Tinggalkan Napoli

Fenerbahce merespons cepat di awal babak kedua melalui skema serangan rapi, di mana Archie Brown menuntaskan umpan terobosan Mason Greenwood untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-48. 

Drama sempat terjadi saat penalti untuk Roma dianulir usai peninjauan VAR, sebelum sundulan Nathan Aké membentur mistar gawang di menit-menit akhir.  

Intervensi Presiden Klub dan Insiden Pelemparan Botol

Kekacauan semakin memuncak ketika Presiden Fenerbahce, Aziz Yildirim, mendatangi ruang pers beberapa menit setelah Kartal menyelesaikan pernyataannya. Yildirim secara tegas menolak pengunduran diri tersebut dan memastikan bahwa Kartal akan tetap bertahan di jabatannya.  

Yildirim menjelaskan bahwa reaksi emosional Kartal dipicu oleh tindakan oknum suporter yang melempar botol hingga mengenai kepala sang pelatih di tengah pertandingan. Ditambah dengan tingginya tekanan publik usai kekalahan dari Besiktas akhir pekan lalu, emosi Kartal menjadi tak terkendali.  

Baca juga: Pecahkan Rekor Transfer Klub, Fenerbahce Resmi dengan Datangkan Greenwood

"Saya baru saja berbicara dengan Ismail Kartal. Dia menyinggung soal insiden botol itu dan juga mengeluhkan tekanan yang dihadapinya," ujarnya. 

Saat ditanya apakah sang pelatih mengatakan kepadanya bahwa ia akan bertahan, Yildirim berkata: "Tidak perlu baginya untuk mengatakan bahwa ia akan lanjut. Saya adalah seniornya; saya memintanya untuk lanjut, dan itu saja. Kami adalah satu keluarga."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!