Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Inter Milan mengalami malam mengecewakan di hadapan pendukung sendiri setelah kalah 3-4 dari Club Brugge dalam lanjutan Liga Champions 2026-27 di San Siro. Pertandingan yang berlangsung terbuka itu diwarnai tujuh gol, dengan Nicolò Tresoldi menjadi bintang utama setelah mencetak hat-trick untuk membawa wakil Belgia meraih kemenangan berharga.
Inter dua kali berusaha mengejar ketertinggalan melalui Lautaro Martínez, yang mencetak dua gol pada penghujung babak pertama dan awal babak kedua. Namun, gol Romeo Vermant pada menit ke-87 kembali menjauhkan Club Brugge sebelum Ange-Yoan Bonny memperkecil skor pada masa injury time. Upaya terakhir Inter untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil.
Kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi dan sama-sama berusaha menyerang sejak awal. Inter menciptakan beberapa peluang melalui Lautaro dan Marcus Thuram, sementara Club Brugge mengandalkan pergerakan cepat Carlos Forbs untuk mengancam pertahanan tuan rumah.
Club Brugge akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30. Hakan Çalhanoğlu melakukan pelanggaran terhadap Carlos Forbs di kotak penalti, sehingga wasit menunjuk titik putih. Tresoldi maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Baca juga: Chivu Bicara Filosofi Kepelatihan di Inter, Tanggung Jawab Pemain dan Puji Rekrutan Anyar
Inter meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Çalhanoğlu hampir menebus kesalahannya melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Usaha Nerazzurri akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Federico Dimarco dan Thuram terlibat dalam rangkaian serangan dari sisi kiri sebelum Lautaro menerima bola dan melepaskan tembakan akurat untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Inter berusaha melanjutkan tekanan setelah jeda, tetapi Club Brugge justru kembali unggul pada menit ke-63. Kesalahpahaman antara kiper Josep Martínez dan lini pertahanan Inter membuka kesempatan bagi Carlos Forbs untuk melewati penjagaan, sebelum Tresoldi menyelesaikan peluang di depan gawang kosong.
Gol tersebut membuat Club Brugge unggul 2-1 dan kembali menempatkan Inter dalam posisi sulit. Tim tuan rumah berusaha memberikan respons melalui pergantian pemain, termasuk memasukkan Petar Sučić dan Francesco Pio Esposito untuk meningkatkan daya serang.
Baca juga: Pio Esposito Tetap Membumi Meski Tampil Gemilang Bersama Italia dan Inter
Namun, Tresoldi kembali menghukum pertahanan Inter pada menit ke-74. Penyerang Club Brugge itu mencetak gol ketiganya dalam pertandingan untuk melengkapi hat-trick dan membawa timnya unggul 3-1.
Lautaro belum menyerah. Pada menit ke-81, kapten Inter tersebut mencetak gol keduanya dalam pertandingan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Gol itu membangkitkan kembali harapan pendukung San Siro. Inter meningkatkan intensitas serangan dan mencoba mencari gol penyeimbang, tetapi Club Brugge tetap berbahaya melalui serangan balik.
Pada menit ke-87, Vermant memanfaatkan ruang yang terbuka di pertahanan Inter untuk mencetak gol keempat Club Brugge. Gol tersebut mengubah skor menjadi 4-2 dan menjadi pukulan besar bagi tuan rumah, yang harus kembali mengejar ketertinggalan dua gol dalam waktu singkat.
Inter masih sempat memberikan perlawanan pada masa injury time. Bonny mencetak gol pada menit ke-90+3 setelah menerima umpan Aleksandar Stanković, membuat skor berubah menjadi 3-4.
Nerazzurri kemudian melancarkan tekanan terakhir untuk mencari gol penyama. Namun, Club Brugge mampu bertahan hingga peluit akhir dan mengamankan kemenangan 4-3 dalam salah satu pertandingan paling menghibur pada matchday kedua Liga Champions.