Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku tidak terkejut dengan munculnya keraguan terhadap peluang timnya menjuarai Liga Champions 2026-27. Pelatih asal Jerman tersebut memahami bahwa dua kekalahan dari Paris Saint-Germain dan Real Madrid membuat sejumlah pihak mulai mempertanyakan kemampuan Blaugrana bersaing memperebutkan trofi terbesar di Eropa.
Meski demikian, Flick menegaskan bahwa ambisi Barcelona tidak berubah. Ia tetap yakin skuadnya memiliki kualitas untuk menjadi juara La Liga sekaligus Liga Champions musim ini. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pertandingan melawan Aston Villa pada matchday keempat fase liga di Spotify Camp Nou, Rabu, 4 November 2026 pukul 03.00 WIB.
Barcelona mengawali perjalanan di Liga Champions dengan cukup meyakinkan setelah menghancurkan Feyenoord dan Galatasaray. Namun, kekalahan 2-4 dari juara bertahan PSG pada pertandingan ketiga membuat mereka kehilangan momentum dan turun ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan enam poin.
Selain hasil tersebut, kekalahan dari Real Madrid dalam El Clasico turut meningkatkan sorotan terhadap performa tim Flick. Beberapa pengamat mulai mempertanyakan apakah Barcelona memiliki konsistensi dan kekuatan defensif yang cukup untuk menjadi kandidat serius juara Eropa.
Ketika ditanya apakah dirinya terkejut dengan keraguan tersebut, Flick memberikan jawaban singkat tetapi tegas.
"Tidak. Itulah kenyataannya. Kami harus membuktikannya, memang seperti itulah situasinya. Kami sudah memainkan sepak bola terbaik kami dan mengetahui kemampuan yang dimiliki. Tidak ada alasan untuk menghindar," ujar Flick.
Baca juga: PSG 4-2 Barcelona: Gol Vitinha dan Fabian Pastikan Kemenangan Dramatis
Ia juga menilai bahwa Barcelona sebenarnya mampu bersaing dengan klub-klub elite lainnya, termasuk Real Madrid dan PSG. Menurutnya, hasil pertandingan tidak selalu mencerminkan kualitas permainan secara keseluruhan.
"Hasilnya mungkin bisa berbeda, tetapi saya pikir kami bermain pada level yang sama dengan Real Madrid atau PSG. Saya tidak suka terus melihat ke belakang," tambahnya.
Flick menegaskan bahwa dua kekalahan tersebut tidak mengubah target utama Barcelona. Klub Catalan itu tetap membidik gelar La Liga dan Liga Champions, sehingga seluruh perhatian harus segera dialihkan kepada pertandingan berikutnya.
Salah satu alasan munculnya keraguan terhadap Barcelona adalah rapuhnya lini pertahanan mereka. Blaugrana sedang menjalani rentetan 18 pertandingan Liga Champions tanpa mencatatkan clean sheet, catatan terpanjang di antara seluruh peserta kompetisi musim ini.
Meski demikian, statistik tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan Barcelona di bawah Flick. Mereka justru memiliki produktivitas serangan yang mengesankan dengan rata-rata 2,97 gol per pertandingan Liga Champions selama ditangani pelatih Jerman tersebut.
Barcelona telah mencetak 86 gol dalam 29 pertandingan di kompetisi Eropa bersama Flick. Rata-rata tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan seluruh periode kepelatihan klub sebelumnya.
Baca juga: McGinn Berambisi Bawa Aston Villa Taklukkan Barcelona: “Kami Bisa Beri Ancaman”
Flick memahami bahwa timnya masih harus memperbaiki sejumlah kelemahan, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas serangan tinggi. Namun, ia tidak ingin kritik terhadap pertahanan mengalihkan perhatian para pemain dari kekuatan yang sudah mereka tunjukkan.
Flick kini meminta para pemainnya sepenuhnya berkonsentrasi menghadapi Aston Villa. Tim asuhan Unai Emery tersebut datang ke Catalunya dengan modal tiga kemenangan dari tiga pertandingan fase liga dan sembilan poin di klasemen.
Pelatih Barcelona itu memberikan pujian khusus kepada Emery, yang dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Ia menilai Aston Villa mempunyai struktur permainan yang jelas, baik ketika menyerang maupun bertahan.
"Menurut saya, dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia dan telah meraih banyak kesuksesan. Timnya memiliki struktur yang sangat jelas. Cara mereka memainkan bola mati juga luar biasa, begitu pula kepercayaan diri yang mereka miliki," kata Flick.
Ia memperkirakan Barcelona akan menghadapi pertandingan sulit karena Villa memiliki organisasi permainan yang kuat serta pemain-pemain yang mampu memberikan ancaman dalam berbagai situasi.
Barcelona membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang finis di delapan besar fase liga dan menghindari babak play-off. Sementara itu, Villa ingin mempertahankan catatan sempurna mereka di kompetisi musim ini.