Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Real Madrid secara resmi mengajukan aduan serta menyerahkan berkas dokumen yang mereka deskripsikan sebagai "bukti ekstensif dan serius" kepada UEFA. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyelidikan berkelanjutan terkait dugaan pembayaran sebesar €8,4 juta yang dilakukan FC Barcelona kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA), José María Enríquez Negreira.
Aksi dari klub ibu kota Spanyol tersebut langsung direspons oleh badan pengatur sepak bola Eropa, yang mengonfirmasi penerimaan dokumen berkapasitas besar dan menginstruksikan badan disiplin mereka untuk mempelajari materi baru tersebut.
Dalam pernyataan resminya, pihak Real Madrid menegaskan pentingnya penyelidikan ini demi menjaga transparansi dan keadilan di kancah sepak bola Spanyol maupun Eropa.
“UEFA telah mengonfirmasi penerimaan pengaduan yang diajukan oleh Real Madrid C.F. serta kelanjutan penyelidikan terkait pembayaran yang dilakukan oleh F.C. Barcelona selama dua dekade terakhir kepada mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit,” tulis Real Madrid.
Baca juga: Mbappé Alami Hiperekstensi Lutut Kiri Bersama Timnas Prancis
“Pengaduan yang diajukan oleh klub kami mencakup dokumentasi dan bukti ekstensif terkait peristiwa-peristiwa yang sangat serius, yang berdampak langsung pada integritas kompetisi serta kepercayaan terhadap sistem perwasitan.”
Menanggapi masuknya berkas aduan dari Madrid, UEFA merilis konfirmasi resmi yang menyatakan bahwa Inspektur Etik dan Disiplin mereka telah menerima dokumen tersebut untuk segera ditinjau.
"UEFA mengonfirmasi telah menerima sejumlah besar dokumen dari Real Madrid CF terkait penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap FC Barcelona mengenai kasus yang melibatkan José María Enríquez Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (yang dikenal sebagai "kasus Negreira"),” bunyi pernyataan UEFA.
“Inspektur Etika dan Disiplin UEFA juga telah menerima dokumen-dokumen terbaru tersebut dan akan melakukan penilaian sebagai bagian dari tinjauan yang sedang mereka lakukan.”
Perselisihan hukum yang dikenal sebagai "Kasus Negreira" ini berfokus pada rangkaian transaksi keuangan senilai kurang lebih €8,4 juta yang dikeluarkan FC Barcelona kepada perusahaan yang terhubung dengan Negreira dalam rentang waktu antara tahun 2001 hingga 2018.
Baca juga: Raphinha Dipulangkan dari Skuad Brasil Usai Alami Masalah Paha Kanan
Pihak FC Barcelona sejak awal konsisten membantah tuduhan bahwa pembayaran tersebut bertujuan untuk mempengaruhi keputusan wasit atau menguntungkan mereka di lapangan. Manajemen Blaugrana menegaskan bahwa seluruh dana yang dikeluarkan murni diperuntukkan bagi laporan analisis teknis serta pemantauan (scouting) terhadap gaya kepemimpinan wasit untuk kebutuhan tim utama.