Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Penyerang Real Madrid dan kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappé, dipastikan mengalami cedera hiperekstensi pada kapsul posterior lutut kirinya.
Pihak klub mengonfirmasi kabar tersebut pada Sabtu waktu setempat setelah sang pemain menjalani pemeriksaan medis lanjutan sekembalinya ke Spanyol dari tugas internasional.
Cedera tersebut didapat Mbappé saat membela Les Bleus dalam kemenangan 1-0 atas Turki pada laga UEFA Nations League, Sabtu (26/9) dini hari WIB lalu.
Momen krusial itu terjadi hanya beberapa saat setelah Mbappé mencetak gol tunggal penentu kemenangan pada menit ke-54. Usai mengoyak jala lawan, penyerang berusia 27 tahun itu sempat menerima perawatan medis di pinggir lapangan sebelum mencoba melanjutkan permainan.
Baca juga: Turki 0-1 Prancis: Mbappé Antar Les Bleus Menang di Debut Zidane
Namun, rasa sakit pada lutut kirinya membuat Mbappé tak mampu bertahan lama dan harus ditarik keluar pada menit ke-58. Keputusan tersebut diambil pelatih anyar Prancis, Zinedine Zidane, dalam laga perdananya menukangi tim nasional.
"Setelah tes yang dilakukan hari ini pada pemain kami Kylian Mbappé oleh Tim Medis Real Madrid, ia didiagnosis mengalami hiperekstensi pada kapsul posterior lutut kirinya. Perkembangannya akan terus dipantau,” tulis Madrid dalam pernyataan resminya.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) awalnya mengabarkan bahwa Mbappé mengalami cedera tendon lutut sebelum memulangkannya ke ibu kota Spanyol untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Baca juga: Mbappé Tinggalkan Skuad Prancis Usai Cedera Lutut di Laga Debut Zidane
Zidane menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil risiko sedikit pun dan resmi mencoret sang kapten dari rombongan timnas untuk tiga laga Nations League mendatang.
Meski Real Madrid belum mengeluarkan rincian resmi terkait durasi pemulihan, Mbappé diprediksi akan melewatkan laga domestik melawan Villarreal pada 11 Oktober.
Kendati demikian, tim medis klub menargetkan penyerang andalan tersebut dapat kembali bugar sebelum duel El Clásico menghadapi FC Barcelona pada akhir Oktober.