Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Penyerang Barcelona, Raphinha, resmi meninggalkan pemusatan latihan Tim Nasional Brasil pada Rabu waktu setempat sebagai langkah pencegahan menyusul ditemukannya pembengkakan pada paha kanan sang pemain. Kepastian tersebut dikonfirmasi langsung oleh Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) melalui pernyataan resminya.
Pemain berusia 29 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada babak pertama saat tim asuhan Carlo Ancelotti memetik kemenangan 4-2 atas Australia dalam laga persahabatan pada Selasa (29/9). Meski sempat mencetak gol lewat titik putih sebelum jeda, rasa tidak nyaman pada kaki kanannya membuat tim medis mengambil tindakan cepat.
Hasil pemeriksaan pemindaian intensif yang dilakukan tim medis Seleção menunjukkan adanya edema otot kecil pada area paha kanan Raphinha. Demi menghindari risiko cedera yang lebih parah, CBF memutuskan untuk memulangkan sang penyerang lebih awal agar bisa menjalani pemulihan bersama staf medis klubnya.
Baca juga: Brasil Bangkit Kalahkan Australia 4-2 di Brisbane
“Raphinha menjalani pemeriksaan pencitraan yang mendapati adanya edema otot ringan di bagian belakang paha kanan. Sebagai langkah pencegahan dan demi mempercepat pemulihannya, pemain tersebut akan dilepas dari Tim Nasional Brasil,” tulis CBF di situs resminya.
CBF juga memastikan tidak akan memanggil pemain baru untuk menggantikan posisi Raphinha dalam laga uji coba berikutnya melawan India pada Sabtu.
Kabar dipulangkannya Raphinha memicu gelombang kecemasan bagi Barcelona. Pihak manajemen dan staf pelatih Blaugrana sangat khawatir kehilangan pilar utamanya yang sedang berada dalam performa luar biasa musim ini. Kekhawatiran publik Camp Nou sangat beralasan.
Baca juga: Kini Ada Raphinha, Deco Sebut Barcelona Sudah Move On dari Álvarez
Musim lalu, Raphinha sempat absen dalam beberapa pertandingan krusial akibat masalah hamstring pada kaki yang sama saat membela tim nasional. Apalagi, peran Raphinha musim ini sangat vital dengan catatan 14 gol dan tiga asis dalam delapan penampilan bersama Barcelona.
Keputusan memulangkan Raphinha dinilai sebagai langkah bijak agar sang pemain memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum Barcelona kembali berlaga di panggung LaLiga menghadapi Getafe pada 10 Oktober mendatang.
Tim medis Barcelona dijadwalkan akan melakukan evaluasi lanjutan setibanya Raphinha di Katalunya untuk memastikan apakah sang pemain siap tampil usai jeda internasional atau harus menjalani masa pemulihan khusus.