Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Atlético Madrid melancarkan balasan menohok atas tuduhan kepemimpinan wasit yang dilontarkan pelatih Real Madrid, José Mourinho, usai laga derbi Madrid. Klub berjuluk Los Colchoneros tersebut mengecam tekanan publik yang terus diberikan sang tetangga kepada korps wasit dan meminta segala bentuk intimidasi terhadap wasit segera dihentikan.
Perseteruan kedua klub raksasa ibu kota Spanyol tersebut meluas dari dalam lapangan ke media sosial setelah Real Madrid takluk 1-2 di Riyadh Air Metropolitano pada Minggu. Kemenangan tuan rumah diwarnai amukan Mourinho yang membawa lembaran foto bukti ke ruang konferensi pers untuk mengklaim bahwa dua pemain Atlético seharusnya diganjar kartu merah.
Merespons aksi teatrikal Mourinho di hadapan awak media, akun resmi X (Twitter) Atlético Madrid mengunggah foto juru taktik asal Portugal tersebut saat memegang lembaran kertas cetakan.
Baca juga: Atletico Madrid 2-1 Real Madrid: Kartu Merah Huijsen Jadi Titik Balik di Laga Derby
Unggahan itu disertai emoji printer serta pesan eksplisit yang ditujukan langsung kepada Real Madrid.
"Hentikan pelecehan terhadap wasit sekarang."
Langkah tersebut menjadi cemoohan terbuka terhadap narasi konspirasi wasit yang sering dihembuskan kubu Real Madrid setiap kali memetik hasil minor pada laga krusial.
🖨️ pic.twitter.com/mjppfgZNYU— Atlético de Madrid (@Atleti) September 21, 2026
🖨️ pic.twitter.com/mjppfgZNYU
Pelatih Atlético Madrid, Diego Simeone, turut memberikan pembelaan terhadap perangkat pertandingan sekaligus melayangkan teguran terselubung kepada kolega seniornya tersebut.
Simeone menegaskan bahwa kritik terhadap wasit tidak boleh sampai mengikis batasan rasa hormat dan etika olahraga.
"Kami menghormati pendapat pelatih lain," ujar pelatih asal Argentina itu. "Saya paham bahwa kami berada dalam posisi istimewa dan kami harus berhati-hati dengan apa yang kami katakan demi menghormati semua orang, para pekerja dan semua pihak lainnya.
Baca juga: Mourinho Bawa Foto Bukti, Kecam Wasit dan VAR Usai Real Madrid Tumbang di Derbi
"Ketika Anda melampaui batas rasa hormat, entah siapa pun nama Anda, baik itu Mourinho, Simeone, maupun Pellegrini, Anda tidak boleh melanggar batas tersebut."
Sebelumnya, Mourinho menumpahkan kekesalannya kepada wasit Miguel Ángel Ortiz Arias dan petugas VAR. Sang manajer menilai pelanggaran Cristian Romero terhadap Jude Bellingham serta tekel Lee Kang-in kepada Federico Valverde adalah murni kartu merah. Ia berargumen bahwa jika kedua insiden tersebut ditindak tegas, Atlético harus bermain dengan sembilan orang.
"Kita bisa saja melewatkan konferensi pers ini karena inti cerita pertandingan ada di sini," ujar Mourinho. "Itu adalah dua pelanggaran yang jelas-jelas layak diganjar kartu merah. Jika kita melihat kesulitan yang kami hadapi setelah adanya pengusiran pemain—situasi 11 lawan 10—bayangkan saja bagaimana jadinya jika pertandingan berlangsung selama 50 menit dengan kondisi 11 lawan sembilan seandainya keadilan benar-benar ditegakkan."
Kemenangan 2-1 melalui eksekusi penalti Alejandro Grimaldo dan gol Jonathan David menghantarkan Atlético Madrid melesat ke posisi kedua klasemen sementara La Liga dengan 16 poin. Sementara itu, kekalahan ini menahan Real Madrid di peringkat keempat dengan raihan 14 poin sebelum kompetisi memasuki jeda internasional.