Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Juventus akan menghadapi tantangan berat ketika bertandang ke markas AZ Alkmaar dalam lanjutan matchday keempat fase liga Liga Europa 2026-27. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan menuju babak 16 besar.
Duel tersebut akan berlangsung di AFAS Stadion, Alkmaar, Jumat, 6 November 2026 pukul 03.00 WIB. Juventus datang dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan, sedangkan AZ telah mengumpulkan enam poin berkat dua kemenangan.
AZ Alkmaar memiliki modal cukup kuat untuk menghadapi Juventus. Setelah kalah 0-1 dari Sunderland pada pertandingan pembuka, tim asuhan Leeroy Echteld berhasil bangkit dengan mengalahkan Hapoel Be'er Sheva 2-1 dan meraih kemenangan meyakinkan 4-0 di markas Ararat-Armenia.
Hasil tersebut menempatkan AZ dalam persaingan untuk menembus delapan besar klasemen fase liga. Namun, performa mereka di kompetisi domestik belakangan ini tidak terlalu meyakinkan. Kekalahan dari Twente dan Ajax dalam dua pertandingan terakhir Eredivisie menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum menghadapi wakil Italia tersebut.
Baca juga: Spalletti Puji Pemain Juventus Usai Kalahkan Napoli
Meski demikian, AFAS Stadion bisa menjadi faktor penting bagi tuan rumah. AZ belum terkalahkan dalam 17 pertandingan kandang terakhir mereka di kompetisi Eropa, dengan catatan 14 kemenangan dan tiga hasil imbang. Rekor tersebut menunjukkan bahwa Juventus tidak bisa menganggap remeh kekuatan tuan rumah.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, juga sudah mengingatkan timnya mengenai karakter permainan AZ. Ia menilai lawannya memiliki identitas permainan yang jelas, mengandalkan penguasaan bola, serta mempunyai penyerang dan pemain sayap yang mampu memberikan ancaman.
Juventus datang dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah mengalahkan Napoli 2-0 dalam pertandingan terakhir di Serie A. Kemenangan tersebut menjadi respons positif setelah sebelumnya mereka kalah 0-2 dari Genoa dan bermain imbang 2-2 melawan Rennes di Liga Europa.
Performa Bianconeri di kompetisi Eropa sejauh ini cukup produktif. Mereka membuka musim dengan kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen, kemudian mengalahkan Celta Vigo 2-1 sebelum kehilangan dua poin setelah ditahan Rennes. Juventus telah mencetak sembilan gol dalam tiga pertandingan tersebut, menunjukkan kekuatan lini serang yang dapat menjadi ancaman bagi pertahanan AZ.
Namun, Spalletti harus menghadapi keterbatasan pilihan pemain. Weston McKennie tidak masuk dalam skuad yang dibawa ke Belanda, begitu pula Kenan Yildiz, Manuel Locatelli, Francisco Conceicao, Nico Gonzalez, Khephren Thuram, Zeki Celik, dan Kamil Grabara.
Baca juga: Juventus Kalahkan Napoli 2-0, Alajbegovic dan Boga Antar Bianconeri Raih Tiga Angka
Spalletti sudah mengonfirmasi bahwa Pape Matar Sarr dan Andrea Cambiaso akan menjadi starter. Douglas Luiz akan mendapatkan waktu istirahat, sementara salah satu dari Bremer atau Jhon Lucumí juga kemungkinan tidak dimainkan sejak awal. Di lini depan, Randal Kolo Muani berpeluang tampil sebagai starter bersama sejumlah pemain menyerang lainnya.
Pertandingan ini juga menghadirkan cerita menarik bagi keluarga Koopmeiners. Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, akan menghadapi adiknya, Peer Koopmeiners, yang memperkuat AZ. Teun mengakui bahwa dirinya telah memberikan informasi kepada rekan-rekannya mengenai gaya bermain AZ yang gemar menekan tinggi dan memiliki intensitas permainan kuat.
AZ Alkmaar
De Busser; Dijkstra, Goes, Hoedt, De Wit; Kwakman, P. Koopmeiners; Patati, Stengs, Daal; Meerdink
Juventus
Vicario; Kalulu, Gatti, Bremer, Cambiaso; Luiz, Sarr; Kolo Muani, T. Koopmeiners, Alajbegovic; Woltemade